Minggu, 23 Agustus 2026
Menu

Teknologi Peniris Minyak dan Kemasan Modern Dorong Sale Pisang Madu Pesawaran Lampung Naik Kelas

Redaksi
Kegiatan penerapan teknologi peniris minyak dan pengemasan modern produk UMKM Sale Pisang Madu Sido Lancar | Ist
Kegiatan penerapan teknologi peniris minyak dan pengemasan modern produk UMKM Sale Pisang Madu Sido Lancar | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Tim Universitas Muhammadiyah Lampung (UML) mendorong peningkatan kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sale Pisang Madu Sido Lancar di Desa Sidomulyo, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, melalui penerapan teknologi peniris minyak dan pengemasan modern.

Kegiatan yang dilaksanakan Juli sampai Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat, skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, dengan pendanaan Tahun 2026 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Sebelum program dilaksanakan, proses penirisan minyak setelah penggorengan sale pisang masih dilakukan secara manual. Untuk meningkatkan efisiensi produksi dan konsistensi kualitas produk, tim UML memperkenalkan teknologi spinner atau mesin peniris minyak. Teknologi tersebut membuat proses penirisan lebih praktis dan membantu mengurangi kandungan minyak pada produk.

Selain pada aspek produksi, tim juga memperkenalkan kemasan aluminium foil yang ditutup menggunakan sealer. Pengemasan ini membuat produk terlihat lebih rapi dan lebih siap dipasarkan dalam bentuk ritel kepada konsumen.

Ketua Tim PkM UML, Dwi Desmayanasari, M.Pd mengatakan, penerapan teknologi diarahkan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan mitra dan dapat digunakan secara mandiri.

“Teknologi yang diterapkan bukan sekadar menjadi alat baru, tetapi harus membantu pekerjaan mitra dalam kegiatan produksi sehari-hari,” ujarnya.

Pemilik UMKM Sale Pisang Madu Sido Lancar, Purwaningsih, menyampaikan bahwa penggunaan spinner membuat proses penirisan lebih praktis, sedangkan kemasan aluminium foil dan sealer membuat produk lebih rapi dan siap dipasarkan. Program ini juga melibatkan mahasiswa dalam penggunaan alat, pendampingan, dokumentasi, dan pengumpulan data. Melalui penerapan teknologi tepat guna tersebut, UMKM Sido Lancar diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas produk serta memperluas peluang pasar sale pisang sebagai produk pangan lokal unggulan Pesawaran.*