Kamis, 11 Juni 2026
Menu

Ketua Tim Pemeriksaan BPK Sumsel Ditahan KPK, Bantah Terima Uang: Saya Cuma Pelaksana

Redaksi
Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatra Selatan Titin Rita Lestari di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11/6/2026 | Ist
Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatra Selatan Titin Rita Lestari di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11/6/2026 | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dua orang usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Muara Enim nonaktif Edison.

Keduanya adalah Titin Rita Lestari yang merupakan ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sekaligus Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Selatan, dan Augus Dwianggara dari pihak swasta.

Keduanya tampak mengenakan rompi tahanan oranye dan langsung digiring menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 11/6/2026.

Saat dibawa menuju mobil tahanan, Titin yang menjabat sebagai Ketua Tim Pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatra Selatan membantah menerima uang dalam perkara tersebut.

“Saya nggak terima uang ya, ini nggak adil, saya cuma pelaksana,” kata Titin saat digiring dari Gedung Merah Putih KPK menuju mobil tahanan, Kamis, 11/6.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT lanjutan dan mengamankan lima orang yang berstatus ASN BPK terkait pengembangan penyidikan kasus dugaan suap yang melibatkan Edison.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan upaya menutup temuan pemeriksaan BPK terhadap pengadaan di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk proyek pengadaan smart board atau smart TV.

“Sejauh ini berkaitan dengan untuk menutup temuan-temuan BPK berkaitan dengan pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim, salah satunya pengadaan smart TV tersebut,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 10/6.

KPK masih terus mengembangkan penyidikan perkara tersebut dan belum merinci lebih lanjut konstruksi hukum maupun peran masing-masing pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan tersebut.*

Laporan oleh: Muhammad Reza