Prabowo Soal “Prabowonomics” di Harlah PKB: Keyakinan Saya Terhadap Proklamasi dan UUD 1945
FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa konsep ekonomi yang sering disebut “Prabonomics” bukanlah gagasan pribadinya, tetapi yang berlandaskan amanat Undang-Undang Dasar 1945.
“Saya terharu karena PKB dalam harlah-nya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi kita. Saya juga merasa terharu, saudara memakai kaus ‘Prabowonomics‘,” ujar Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir Ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta, Kamis 23/7/2026, malam.
Ia mengaku menghargai dukungan PKB terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah. Tetapi, dirinya menilai penggunaan namanya untuk menyebut konsep itu tidak tepat.
Menurutnya, kebijakan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah gagasan baru ataupun miliknya secara pribadi, melainkan berpijak pada cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
“Terus terang saja tidak pantas saudara pakai nama saya di situ. Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya, itu adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa, keyakinan saya terhadap Proklamasi 17 Agustus 1945, keyakinan saya terhadap UUD 1945, terutama pada Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 34,” jelasnya.
Prabowo menjelaskan kebijakan ekonomi pemerintah bertujuan menjalankan amanat konstitusi agar kekayaan alam Indonesia dikelola sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, bukan terus mengalir ke luar negeri tanpa memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kita ingin merdeka agar seluruh rakyat Indonesia hidup layak. Bagaimana kita bisa memberi kehidupan layak kepada rakyat kita kalau kekayaan kita diambil terus, dibawa ke luar negeri, dan tidak dinikmati oleh rakyat kita? Ini tidak masuk akal,” tuturnya.
Prabowo pun mengapresiasi cara PKB yang memberikan dukungan terhadap pemerintah dan mengaku merasa dihormati atas penghargaan yang diberikan Partai tersebut.
Menurut Kepala Negara itu, konsep yang dijalankan pemerintah adalah ekonomi Pancasila, ekonomi konstitusi, dan ekonomi yang berpihak kepada rakyat.
“Saudara memberi penghargaan yang luar biasa kepada saya. Bahkan, Gerindra saja tidak memakai kaus seperti yang dipakai PKB karena mereka tahu saya tidak akan mengizinkannya. Kalau kalian meminta izin, juga tidak akan saya izinkan. Ini ekonomi Pancasila, ekonomi konstitusi, dan ekonomi rakyat. Namun, saya merasa dihormati. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih dari hati yang paling dalam,” jelasnya.
Diketahui, Prabowo menghadiri puncak peringatan Hari Lahir Ke-28 PKB di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada Kamis, 23/7/2026.
Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Amat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas, hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). *
