Kejagung Mencekam, Puspom TNI Tingkatkan Penjagaan

Kejagung RI
Kejagung RI

FORUM KEADILAN – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI meningkatkan penjagaan di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan penguntitan terhadap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88.

Bacaan Lainnya

“Situasi keamanan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengalami peningkatan pengawasan setelah adanya dugaan peristiwa penguntitan terhadap Jampidsus oleh anggota Densus 88,” tulis akun Instagram resmi Puspom TNI, Minggu, 26/5/2024.

Peningkatan pengamanan merupakan bentuk respons untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran dan ancaman yang dirasakan setelah kejadian tersebut. Personel Puspom TNI bekerja sama dengan pihak keamanan internal Kejaksaan Agung serta aparat penegak hukum lainnya untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi ancaman,” sambung Puspom TNI dalam unggahannya.

Sebelumnya, tersiar kabar adanya penguntitan Jampidsus Febri Adriansyah Densus 88. Peristiwa tersebut terjadi saat Febrie makan malam di sebuah restoran di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Namun, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengklaim belum mendapatkan informasi terkait dugaan penguntitan itu.

Hanya saja, seperti diketahui saat ini Kejagung tengah menangani kasus tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Adapun kerugian negara akibat korupsi tersebut ditaksir hingga senilai Rp 271 triliun.*