Kejagung Tetapkan Eks Kadis ESDM Kaltim Jadi Tersangka Pemalsuan Izin Tambang

Gedung Kejagung
Gedung Kejagung | Ist

FORUM KEADILAN – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan tersangka dalam kasus korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya. Satu tersangka tersebut adalah mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (Kadis ESDM) Pemprov Kalimantan Timur, Christianus Benny atau CB.

“Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) telah menetapkan CB selaku (Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral) Provinsi Kalimantan Timur sebagai TERSANGKA pada Jumat 18 Agustus 2023 lalu. Penetapan tersangka dilakukan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penerbitan dokumen perizinan pertambangan PT Sendawar Jaya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana, melalui keterangan tertulis pada Minggu, 3/9/2023.

Bacaan Lainnya

Ketut menjelaskan CN berperan membuat dokumen palsu terkait perizinan pertambangan.

CB beperan untuk melegalisir dokumen palsu yang dibuat untuk tersangka IT.

“Adapun Peran Tersangka CB dalam perkara ini yaitu secara bersama-sama membuat dokumen palsu terkait perizinan pertambangan. Tersangka CB berperan sebagai subjek yang melegalisir dokumen palsu yang dibuat oleh Tersangka IT. Dokumen tersebut dimaksudkan untuk mengambil alih usaha pertambangan dengan cara mempergunakan dokumen sebagai bukti administrasi seolah-olah PT Sendawar Jaya adalah perusahaan yang memiliki izin secara sah,” papar Ketut.

Pasal yang disangkakan terhadap perbuatan tersangka yaitu Pasal 9 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Kejagung telah menahan CB di Rumah Tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan selama 20 hari.

Kejagung sebelumnya juga telah menetapkan satu tersangka dalam kasus ini. Tersangka yang telah ditahan tersebut yakni anggota DPR RI Ismail Thomas.*