Selasa, 17 Maret 2026
Menu

RSCM Ungkap Kondisi Andrie Yunus Mulai Stabil

Redaksi
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus | Ist
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara, menyampaikan penanganan medis intensif kepada aktivis hak asasi manusia (HAM) sekaligus Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang mengalami luka bakar usai penyiraman air keras baru-baru ini.

Menurutnya, pasien diketahui datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat, 13/3/2026 dini hari sekitar pukul 00.00 WIB. Ia mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh, meliputi wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan. Selain itu, korban juga mengeluhkan gangguan penglihatan pada mata kanan.

“Setibanya di IGD, tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa, 17/3.

Dari hasil pemeriksaan menggunakan indikator pH, ditemukan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka. Sebagai langkah awal penanganan, tim medis segera melakukan irigasi atau pencucian pada bagian tubuh yang terpapar guna mengurangi efek zat kimia dan menormalkan kondisi jaringan.

Pemeriksaan lanjutan menunjukkan pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada tubuhnya. Selain itu, terdapat trauma serius pada mata kanan dengan tingkat keparahan derajat tiga pada fase akut. Kondisi ini menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.

Untuk menangani kondisi tersebut, pasien menjalani tindakan pembersihan jaringan rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion. Prosedur ini dilakukan untuk melindungi permukaan mata sekaligus mendukung proses penyembuhan.

Saat ini, pasien dirawat di High Care Unit (HCU) khusus luka bakar dan berada dalam pengawasan tim medis multidisiplin. Tim tersebut terdiri dari dokter spesialis mata, dokter bedah plastik rekonstruksi, serta tenaga medis kegawatdaruratan.

Yoga menegaska, kondisi umum pasien saat ini sudah stabil dan tidak dalam keadaan yang mengancam jiwa. Meski begitu, penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi pasien.

“Termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan,” ujarnya.

RSCM, kata Yoga, berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan medis yang komprehensif dan profesional khusus bagi pasien dengan kasus trauma kompleks paparan bahan kimia seperti yang dialami oleh Andrie Yunus.*

Laporan oleh: Novia Suhari