Solidaritas Netizen untuk Mahasiswa, Bantuan Logistik untuk Demonstrasi di DPR
FORUM KEADILAN – Humanity Care membuka posko logistik untuk mahasiswa yang melangsungkan demonstrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Adapun posko logistik tersebut merupakan sumbangan dari warganet atau netizen dari Threads.
“Hari ini kita menyediakan posko logistik, dan kami juga menyediakan ambulans dan tenaga medis untuk men-support teman-teman mahasiswa Trisakti dan kampus lainnya yang akan turun pada hari ini di DPR,” kata Founder Humanity Care Hernandes Chandra di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat, 19/6/2026.
Chandra menjelaskan bahwa timnya menyediakan makanan dan minuman yang akan diberikan secara gratis ke mahasiswa.
Mereka juga turut membeli sejumlah makanan dari pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM) untuk dibagikan kepada massa aksi.
“Kami yakin warga yang turun hari ini juga harus merasakan makanan yang enak ya, gitu. Bener-bener makanan yang bergizi gratis seperti itu. Dan juga ee kami juga selain kami menyediakan makanan berat, kami juga ada memborong nantinya jajanan-jajanan UMKM yang ada di sekitar lokasi aksi seperti itu,” jelasnya.
Selain memberikan makanan dan minuman, Humanity Care juga turut menyediakan obat-obatan dan tujuh unit ambulans di lokasi aksi demonstrasi.
Lebih lanjut, Chandra menjelaskan bahwa setiap sumbangan yang diterima dan pengeluaran tersebut dilaporkan secara berkala melalui akun media sosialnya.
“Kami ada update terus ya di Threads kami. Dan juga kami setiap selesai aksi ya, kita ada laporan pertanggungjawabannya di Threads kami,” jelasnya.
Sebagai informasi, sejumlah kampus di wilayah Jakarta kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR. Beberapa kampus tersebut di antaranya ialah Universitas Trisakti, Universitas Mercubuana, Universitas Esa Unggul, hingga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Mahasiswa membawa tiga tuntutan utama dalam aksi demonstrasi kali ini, yakni pemulihan ekonomi dan politik, pemberantasan inkompetensi pejabat, serta mengembalikan supremasi sipil.
Sedangkan keresahan lain yang mereka suarakan ialah, menurunkan harga BBM dan meningkatkan ketersediaan BBM subsidi, menghentikan pemborosan APBN, serta melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mahasiswa juga menyatakan penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Polri, meminta pembebasan tahanan politik, menghentikan represivitas aparat dan militerisme di ranah sipil, serta menolak proyek strategis nasional (PSN) yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.*
Laporan oleh: Syahrul Baihaqi
