KPK Sita Rumah Mewah dan 14 Ruko yang Diduga Milik Andhi Pramono

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat menyampaikan keterangan kepada media di gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 5/12/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat menyampaikan keterangan kepada media di gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 5/12/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rumah mewah dan 14 ruko di kawasan Kepulauan Riau yang diduga milik mantan Kepala Bea dan Cukai Makassar Andhi Pramono.

Kepala Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, penyitaan selesai dilakukan pada Kamis 22/2/2024.

Bacaan Lainnya

“Diduga milik tersangka Andhi Pramono yang berlokasi di Kota Batam, Kepulauan Riau,” kata Ali dalam keteranganya, Senin 26/2/2024.

Sejumlah aset yang disita yaitu, satu bidang tanah dan bangunan seluas 840 meter persegi di Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Kota Batam.

Kemudian, satu bidang tanah berikut bangunan di perumahan Center View Blok A Nomor 32 Kota Batam dan satu bidang tanah seluas 1.674 meter persegi di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam. Selain itu, KPK juga menyita 14 ruko di Tanjung Pinang.

Kata Ali, aset-aset tersebut nantinya akan dibawa ke persidangan untuk membuktikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Aset-aset yang disita ini nanti segera dibawa ke persidangan untuk dibuktikan dugaan dari hasil kejahatan korupsi dan TPPU sehingga dapat dirampas dalam rangka aset recovery,” pungkasnya.*

Laporan Merinda Faradianti