Kuasa Hukum Ketua IPW Datangi KPK, Tanyakan Kelanjutan Kasus Gratifikasi Wamenkumham

Kuasa Hukum Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Deolipa Yumara
Kuasa Hukum Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Deolipa Yumara datang ke KPK, Jumat, 5/5/2023 | Merinda Faradianti/forumkeadilan.com

FORUM KEADILAN – Kuasa Hukum Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Deolipa Yumara kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat, 5/5/2023.

Deolipa datang ke KPK untuk menanyakan kelanjutan laporan yang dilayangkan oleh Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso soal dugaan gratifikasi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej atau Eddy Hiariej.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami kembali menanyakan ke KPK mengenai laporan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso soal tindak pidana gratifikasi Wamenkumham,” katanya saat ditemui di KPK, Jumat, 5/5.

Kata Deolipa, pihaknya ingin menanyakan kelanjutan dari proses laporan tersebut yang sudah ditangani oleh KPK.

“Ini sudah dua bulan dan potensi dari laporan ini tentu sudah ada tindak lanjut,” sambungnya.

Deolipa menyebut, pada laporan bulan Maret 2023, pihaknya sudah melampirkan dokumen bukti-bukti dan saksi untuk menunjang laporan itu.

“Ini kita mempertanyakan sejauh mana proses progresnya. Jadi kita akan masukkan surat permohonan informasi,” jelasnya.

Deolipa menerangkan, karena laporan ke KPK tersebut kliennya Sugeng Teguh Santoso dilaporkan karena dugaan pencemaran nama baik oleh asisten pribadi Wamenkumham.

“Kami juga sudah meminta perlindungan ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) atas laporan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Sugeng melaporkan Eddy Hiariej ke KPK atas dugaan penerimaan gratifikasi Rp7 miliar. Pemberian uang itu diduga melalui perantara asisten pribadi Eddy berinisial YAR dan YAM.

Sugeng menduga uang itu berkaitan dengan permintaan bantuan pengesahan badan hukum dari PT CLM oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham.*

Laporan Merinda Faradianti