Kamis, 14 Mei 2026
Menu

Iran Bentuk Badan Pungut Bea Kapal yang Melewati Selat Hormuz

Redaksi
Selat Hormuz | Ist
Selat Hormuz | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILANIran dilaporkan membentuk badan yang bertugas memungut bea ke kapal yang melintasi di Selat Hormuz dan menyetujui transit mereka di tengah ketegangan di perairan tersebut.

Jurnal yang fokus menyoal pelayaran dan perdagangan maritim Lloyd List mengungkapkan informasi tersebut dalam publikasi mereka pada Jumat 8//5/2026.

“Otoritas Selat Teluk Persia telah memperkenalkan kerangka kerja baru yang mengharuskan kapal untuk mendapatkan izin transit dan membayar tol sebelum berlayar,” demikian menurut jurnal itu.

Laporan tersebut juga menuliskan bahwa, “Kapal-kapal diharuskan untuk menyerahkan catatan rinci mengenai kepemilikan, asuransi, rincian awak kapal, dan rute transit yang direncanakan.”

Diketahui sebelumnya, stasiun televisi berbahasa Inggris Iran, Press TV, melaporkan Teheran membangun “sistem untuk menjalankan kedaulatan atas Selat Hormuz.”

Kapal-kapal yang melewati Selat itu akan menerima email berisi “peraturan” dari info@PGSA.ir

Iran pun berulang kali telah memberikan indikasi upaya menerapkan realitas baru di Selat Hormuz, dengan mengenakan bea masuk ke kapal-kapal yang melintas. Iran akan membagi pendapat itu dengan Oman.

Mekanisme baru tersebut muncul saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghentikan sementara operasi membuka paksa Selat Hormuz bagi kapal dagang, Project Freedom.

Diberitakan, Iran menutup Selat Hormuz sebagai balasan setelah Amerika Serikat dan Israel menggempur habis-habisan negara pada akhir Februari lalu.

AS pun kemudian melakukan blokade dengan menargetkan kapal-kapal dari dan ke pelabuhan Iran. Di tengah gencatan yang sudah mereka sepakati, pasukan AS pun masih sering menembaki kapal kargo berbendera Iran dengan dalih mengabaikan peringatan. *