Investasi Rp6,4 Triliun Telkomsel ke GoTo Dipantau KPK

KPK
Ilustrasi KPK. | ist

FORUM KEADILAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi investasi sebesar Rp6,4 triliun yang dilakukan perusahaan pelat merah PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) ke PT Gojek Tokopedia Tbk (GoTo).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan, Direktorat Monitoring KPK sudah melakukan pemantauan terhadap proses investasi dari perusahaan telekomunikasi, kepada raksasa aplikasi itu.

Bacaan Lainnya

“Ya mereka kan (Tim Monitoring KPK) proaktif juga kalau melihat hal yang sedang muncul pemberitaan di masyarakat mereka proaktif juga,” kata Karyoto di Gedung KPK.

Karyoto bilang, proses pemantauan atau monitoring ini guna pencegahan korupsi terkait proses investasi ini. Jika ditemukan adanya dugaan perbuatan pidana dalam investasi senilai triliunan itu, maka akan langsung dilakukan gelar perkara.

“Ya kalau monitoring itu punya tugas untuk pencegahan ke depan, untuk dia ditelisik, jika ada pidananya langsung deputi pencegahan minta ke pimpinan, ekspose, kami (kedeputian penindakan) dihadirkan. Jadi potong prosedur harusnya misalnya lapor dari PLPN, ini langsung dari pencegahan,” kata Karyoto.

“Karena pencegahan dari monitoring itulah punya daya cari terhadap tindak pidana tindak pidana yang terjadi di masyarakat,” imbuhnya.

Adapun alur penanganan perkara di KPK bermula dari pengaduan masyarakat. Setelah itu KPK akan melakukan pengumpulan bukti dan keterangan atau pulbaket. Kemudian mereka akan melakukan gelar perkara untuk menentukan apakah kasus itu memiliki indikasi pidana atau tidak.

Telkomsel memiliki saham GoTo senilai US$ 450 juta atau setara dengan Rp 6,4 triliun pada November 2020. Nilai investasi itu setara dengan 23,7 miliar saham GoTo.

Investasi yang dilakukan PT Telkomsel ke PT GoTo ini pernah jadi sorotan DPR. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kerugian di tubuh Telkomsel.*

banner 468x60