Selasa, 07 Juli 2026
Menu

Dasco Benarkan DPR Akan Temui Parpol Nonparlemen Bahas Revisi UU Pemilu Saat Masa Reses

Redaksi
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6/7/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6/7/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad membenarkan adanya rencana pertemuan dengan partai politik nonparlemen dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut akan menjadi bagian dari upaya DPR menyerap aspirasi dalam penyusunan revisi Undang-Undang (UU) Pemilu.

“Ada, ada, ada rencana,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 6/7/2026.

Ketua Harian Partai Gerindra itu menjelaskan, agenda bertemu dengan partai-partai nonparlemen kemungkinan akan dilaksanakan pada masa reses DPR RI pekan depan. Menurutnya, masa reses akan dimanfaatkan untuk melakukan kunjungan kerja yang bersifat spesifik, termasuk membahas substansi revisi UU Pemilu.

“Ya, minggu depan kan kita reses. Nah, reses itu kan kita anggap apa namanya, kunjungan-kunjungan kerja spesifik, nah itu kita akan jalan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima mengungkapkan, pihaknya akan menggelar safari politik ke partai-partai nonparlemen pada pekan depan, yang akan dipimpin langsung oleh Dasco bersama pimpinan Komisi II DPR RI.

Aria menjelaskan, selain menyerap aspirasi dari kalangan civil society dan perguruan tinggi, DPR juga ingin mendengar langsung pandangan partai-partai yang tidak memiliki kursi di parlemen terkait penyusunan draf RUU Pemilu.

“Intinya begitu, selain civil society, kampus, kita dalam menyusun draf rancangan RUU ini kita mau dengarkan dari partai-partai yang tidak masuk parlemen,” katanya.

Menurutnya, sejumlah isu krusial yang akan menjadi fokus pembahasan meliputi parliamentary threshold, presidential threshold, penataan daerah pemilihan (dapil), hingga batas jumlah kursi di setiap dapil.

Terkait waktu pelaksanaan, Aria memastikan agenda safari politik tersebut ditargetkan berlangsung pada pekan depan. Namun, mekanisme pertemuan masih dimatangkan, apakah dilakukan dengan mengunjungi partai satu per satu atau mengumpulkan seluruh partai nonparlemen dalam satu forum.

“Yang jelas, sebelum masa reses kita akan ada kunjungan. Insyaallah minggu depan sudah teragendakan. Karena ini masih disusun antara kita datang satu-satu atau ada kumpulan partai-partai yang tidak lolos parliamentary threshold. Itu nanti biar diserahkan pada pimpinan DPR,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari