John Field Akui Temui Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi di Kasus Suap Blueray Cargo
FORUM KEADILAN – Bos Blueray Cargo John Field mengaku menemui Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama. Adapun pertemuan tersebut terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada 22 Juli 2025.
Hal itu ia ungkapkan saat diperiksa sebagai terdakwa dalam kasus suap pejabat Bea dan Cukai di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat, 12/6/2026.
Mulanya, jaksa menanyakan soal dirinya diundang oleh Dirjen Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai untuk bertemu Djaka Budhi.
“Nah kemudian menindaklanjuti tadi ajakannya atau undangannya Pak Rizal bilang mau ketemu dengan Pak Djaka, tindak lanjutnya bagaimana seingat Pak John,” katanya di ruang sidang.
John menjelaskan bahwa dirinya dihubungi oleh Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy selaku Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai untuk bertemu dengan Djaka.
“Tiba-tiba saya ditelepon oleh Orlando. ‘Kita diundang di Borobudur’, ‘Ketemu Bapak (Djaka)’,” jelas John.
John menjelaskan bahwa dirinya bertemu dengan Djaka di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada 22 Juli, malam. Adapun hotel tersebut tidak berjauhan dari lokasi Kementerian Keuangan.
Setibanya di lokasi tersebut, ia disambut oleh Rizal dan Ocoy. Namun, dirinya diminta untuk menunggu sebelum bertemu dengan Djaka. John mengaku menunggu di kafe hotel tersebut untuk menunggu 30 menit.
“Kemudian Pak Djaka datang, jadi yang ketemu jadinya siapa?” tanya jaksa.
“Saya, Pak Rizal, Pak Dirjen (Djaka),” jelas John.
Penuntut umum lantas menanyakan topik apa yang dibahas dalam pertemuan itu. Namun, John mengaku pembahasan tersebut hanya berupa perkenalan sekaligus tantangan yang dihadapi oleh perusahaannya.
Jaksa lantas membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) terdakwa yang mengungkit terkait Orlando yang memperkenalkannya dengan Djaka Budhi Utama pada Juli tahun 2025.
“Setelah Djaka Budhi Utama menjabat menjadi Dirjen Bea Cukai di Hotel Borobudur. Perkenalan saya dengan Jaka Budi Utama tersebut dihadiri oleh Sisprian, Rizal, Orlando Hamonangan dan beberapa orang lainnya namun saya tidak mengenalnya,” kata jaksa membacakan BAP.
“Iya,” katanya singkat.
Jaksa melanjutkan bahwa saat itu Dirjen Bea Cukai memberikan arahan kepadanya untuk mengikuti aturan dengan baik.
“Dapat saya sampaikan bahwa pada saat itu Djaka Budhi Utama menyampaikan ke saya untuk jalani saja baik-baik, ikuti aturannya, sisanya sama anak buah saya,” katanya dan dibenarkan oleh John.
Dalam pertemuan di Hotel Borobudur tersebut, ia bertemu di sebuah ruangan khusus secara 6 mata, yakni dirinya, Rizal dan juga Djaka.
“Saya di tengah sebelah sini, kiri. Bapak (Djaka) sama Pak Rizal di depan saya,” katanya.
Sebelumnya, John Field selaku bos Blueray Cargo dan dua terdakwa lainnya didakwa memberi suap kepada sejumlah pejabat di DJBC di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp63 miliar. Uang tersebut dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan Rp1,8 miliar dalam bentuk pemberian fasilitas hiburan dan barang mewah.
Adapun dua terdakwa lain dalam kasus ini ialah, Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manager Operasional Custom Clearance Pelabuhan Blueray Cargo dan Andri selaku Ketua Tim Dokumen Importasi pada Blueray Cargo.
Dalam kasus ini, Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama turut disebut dalam surat dakwaan penuntut umum.
“Bahwa selanjutnya pada bulan Juli 2025 bertempat di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan No.1, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dilakukan pertemuan antara pejabat-pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan Sianipar dengan pengusaha-pengusaha kargo di antaranya yang hadir salah satunya Terdakwa I (John Field) dari Blueray Cargo,” kata jaksa saat membacakan dakwaan.*
Laporan oleh: Syahrul Baihaqi
