KSP Bantah Narasi Kunker Mendadak Presiden Prabowo Ditolak Negara Tujuan
FORUM KEADILAN – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman, membantah adanya narasi yang menyebut kunjungan kerja (kunker) Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri dilakukan secara mendadak hingga menyebabkan penolakan dari negara tujuan.
Dudung mengaku tidak pernah mendengar adanya informasi maupun laporan terkait penolakan terhadap kunjungan Presiden Prabowo oleh negara lain.
“Ah tidak ada, saya kira tidak ada, saya tidak mendengar,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 3/6/2026.
Menurutnya, setiap agenda kunjungan Presiden ke luar negeri telah direncanakan jauh hari sebelumnya dan tidak mungkin dilakukan secara tiba-tiba. Ia menjelaskan kunjungan kenegaraan memerlukan persiapan yang matang serta koordinasi dengan negara tujuan.
“Kalau presiden ke negara-negara itu seminggu sebelumnya tuh sudah direncanakan, bahwa sebulan nggak mungkin dong, ‘Eh kita ke sini yuk’, nggak mungkin,” ujarnya.
Dudung menegaskan, tidak ada istilah penolakan terhadap Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan yang dilakukan. Ia menilai, hubungan bilateral Indonesia dengan berbagai negara saat ini berjalan baik sehingga Presiden Prabowo mendapat sambutan positif dari negara-negara sahabat.
“Enggak ada istilah ditolak saya rasa ya, presiden kita sangat baik hubungan bilateralnya dengan beberapa negara luar, sangat diterima ya,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
