Jumat, 24 Juli 2026
Menu

Cak Imin Soal “Prabowonomics” Jadi Tema Harlah PKB: Terinspirasi dengan Semangat dan Kesungguhan Presiden

Redaksi
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Presiden Prabowo Subianto di peringatan harlah PKB ke-28 mengangkat tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi.” | Instagram @dpp_pkb
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dan Presiden Prabowo Subianto di peringatan harlah PKB ke-28 mengangkat tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi.” | Instagram @dpp_pkb
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (Ketum PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengungkapkan alasan peringatan harlah PKB ke-28 mengangkat tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi.”

Cak Imin menjelaskan bahwa tema tersebut disingkat dengan satu kata yaitu “Prabonomics”. Ia mengatakan tema itu sebagai rasa syukur dan kesungguhan PKB untuk membawa arah baru ekonomi nasional.

Ia menyebut PKB terinspirasi dari semangat Presiden Prabowo Subianto.

“Untuk terus menjadi kekuatan bangsa yang mandiri dan kokoh berdasarkan kekuatan sendiri, dan kami semua PKB terinspirasi dengan semangat dan kesungguhan Bapak Presiden untuk terus mengawal arah baru ekonomi di tengah berbagai tantangan yang tidak mudah, baik geo-ekonomi maupun geo-politik,” kata Imin di Jakarta, Kamis, 23/7/2026.

Cak Imin pun mengutip Prabowo yang sering menyinggung mengenai Pasal 33 UUD 1945.

Ia mengatakan, prinsip Prabowo sama dengan harapan dan komitmen PKB, yaitu tujuan utama nya bernegara untuk mengembalikan hak-hak ekonomi rakyat agar terwujud kesejahteraan secepat-cepatnya.

“Ketergantungan kita di pasar global bahkan sampai pada level di mana kita lupa bahwa kekayaan alam yang begitu kaya raya belum sepenuhnya terjaga dengan baik oleh tangan-tangan kita sendiri. Kita menyaksikan Bapak Presiden dengan sungguh-sungguh dimulai untuk menjaga kekayaan alam yang begitu luar biasa dan digunakan sekuat-kuatnya untuk kepentingan rakyat,” terangnya.

PKB, lanjutnya, mendukung kebijakan satu pintu ekspor sumber daya alam. Menurutnya, kebijakan itu menjadi salah satu cara utama untuk memulai menegakkan kedaulatan ekonomi.

“Kita yakin sepenuhnya, orientasi dan arah baru ekonomi yang dimulai dari penyelamatan sumber daya alam ini bukan sekadar retorika maupun impian di siang bolong. Kita sudah lama merindukan ini dan kita menyaksikan kebijakan Bapak Presiden sudah nyata di depan mata dengan berbagai upaya-upaya konkret yang kita saksikan,” pungkasnya.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto pun merespons para kader PKB yang memakai kaos bertuliskan “Prabowonomics” di acara puncak Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, pada Kamis, 23/7/2026.

Prabowo menyebut bahwa partainya sendiri, yaitu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), tidak memakai kaos seperti itu.

“Saudara memberi penghargaan luar biasa ke saya bahkan Gerindra aja enggak makai kaos seperti kalian, gimana itu Dasco?” ujar Prabowo sekaligus bertanya kepada Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Kepala Negara itu menjelaskan mengapa kader Gerindra tidak memakai kaos seperti itu dikarenakan dirinya tidak akan memberi izin dan mengaku tidak ada yang baru dari pemikirannya. Ia hanya menjalankan amanat konstitusi.

“Gerindra aja enggak make, karena mereka tahu saya enggak izinkan, ini kalau kalian minta izin tidak mungkin saya izinkan,” tuturnya.

Ia merasa terharu sekaligus merasa tidak pantas dengan kader PKB yang memakai kaos itu dan mengaku sudah tidak ada yang perlu disampaikan lagi.

“Apalagi yang harus saya sampaikan, terima kasih, saya khawatir lama-lama di sini bisa keluar air mata. Gerindra aja nggak pakai kaos itu kok,” ujarnya.

“Co (Dasco), coba, Co. Lu mau jadi ketua harian lagi nggak?” lanjutnya.

Prabowo menyebut apa yang dilakukan PKB adalah ide dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

“Ini akal-akalan Gus Imin. Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil, Gus Imin dan Sufmi Dasco,” tuturnya. *