Kamis, 04 Juni 2026
Menu

Prabowo ke Jaksa Agung hingga Kepala BPKP: Berapa Saja Kau Butuh, Saya Penuhi

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak main-main dalam memberantas kebocoran keuangan negara.

Prabowo mendorong agar penguatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam mengatasi permasalahan kebocoran uang negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam rapat konsolidasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul Internasional Convetion Center (SICC), Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Rabu, 3/6/2026.

Prabowo menyebut Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Ketua KPK Setyo Budiyanto, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin agar dapat menyampaikan kebutuhan untuk penguatan lembaga kepada dirinya.

“Kalau Saudara merasa Saudara bisa lebih pintar dari NKRI, ya coba aja. Kepala BPKP, apa yang kau butuh, kalau kau perlu tambahan personel, berapa saja kau butuh, saya penuhi,” ujar Prabowo.

Kemudian, Prabowo memanggil Setyo Budiyanto dan berjanji akan memenuhi segala kebutuhan dalam penguatan KPK.

“Ketua KPK, berapa saja yang kau perlu lapor saya penuhi,” tuturnya.

Prabowo lalu memanggil ST Burhanuddin dan menyampaikan hal serupa dan mempersilahkan ST Burhanuddin menyisihkan pendapatan negara dari hasil tindak pidana korupsi untuk penguatan lembaganya.

“Jaksa Agung, berapa saja yang kau perlu saya penuhi. Kalau perlu yang sekian T (triliun) kau mau setor ke saya, kau pakai untuk memperkuat Jaksa Agung, ya,” ujar Prabowo.

Kepala Negara itu menegaskan pemerintahannya terus memperkuat lembaga penegak hukum.

Ia juga menekankan bahwa tidak akan membiarkan kebocoran keuangan negara terus terjadi selama era kepemimpinannya.

“BPKP, KPK, semua penegak hukum harus kita perkuat. Karena saya tidak mau NKRI dilecehkan. Saya tidak mau bahwa pemerintah Republik Indonesia tidak dihormati. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri,” tegasnya.

Kegiatan itu dihadiri oleh 12.173 peserta yang terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional (Koreg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Indonesia, Koordinator Regional (Koreg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Indonesia, Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala SPPG, serta para mitra pelaksana Program MBG. *