Jumat, 15 Mei 2026
Menu

Prabowo Klaim Uang Rp10 Triliun Hasil Denda Hutan Bisa Perbaiki 5000 Puskesmas

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan usai serah terima uang Rp10 triliun hasil denda kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu, 13/5/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan usai serah terima uang Rp10 triliun hasil denda kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu, 13/5/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa uang sebesar Rp10 triliun hasil denda administratif kawasan hutan dapat digunakan untuk memperbaiki sebanyak 5 ribu pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di seluruh Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan usai serah terima uang Rp10 triliun hasil denda kawasan hutan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu, 13/5/2026.

“Saya baru berkeliling ke daerah terpencil, dapat laporan dari menteri kesehatan kita punya 10.000 puskesmas sejak jamannya Pak Harto 30 tahun puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.

Ia lantas mengatakan bahwa dibutuhkan uang Rp2 miliar untuk memperbaiki satu puskesmas. Dengan begitu, dibutuhkan uang sekitar Rp20 triliun untuk memperbaiki 10.000 puskesmas.

“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5 ribu puskesmas 10 triliun,” tambanya.

Ketua Partai Gerindra tersebut mengandaikan apabila bulan selanjutnya terdapat uang tambahan yang masuk sebesar Rp10 triliun, maka seluruh puskesmas di Indonesia dapat diperbaiki.

“Kalau bulan depan bener yang masuk Rp10 triliun lagi dari satgas plus Rp39 triliun dari PPATK, berarti Rp49 triliun berarti semua puskesmas dengan mudah kita perbaiki. Sekolah-sekolah yang belum diperbaiki kita perbaiki,” katanya.

Ia lantas mengatakan bahwa dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun lalu pemerintahannya telah memperbaiki sebanyak 17 ribu sekolah. Ia mengklaim bahwa di tahun ini juga tengah memperbaiki sebanyak 70 ribu sekolah.

“Tahun depan kita akan kita perbaiki 100 ribu, tahun depannya lagi 100 ribu. Dan tahun depannya lagi juga kita selesai semua madrasah semuanya kita perbaiki dengan uang-uang kalau tidak kita selamatkan uang tersebut akan hilang dimakan koruptor dan para maling perampok tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Kejagung) menyerahkan uang hasil rampasan sebesar Rp10.270.051.886.464 (triliun) kepada Presiden Prabowo Subianto. Uang tersebut merupakan uang hasil denda administratif dan lahan kawasan hutan yang ditertibkan oleh Satgas PKH.

Adapun uang tersebut berasal dari penagihan denda administratif di bidang kehutanan dan Satgas PKH sebanyak Rp3.423.742.672.359 dan hasil Satgas PKH untuk pajak bumi bangunan (PBB) dan non-PBB sebesar Rp6.846.309.214.105.*

Laporan oleh: Syahrul Baihaqi