SYL Ceritakan Awal Mula Kedekatannya dengan Muhammad Hatta

Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin, 24/6/2024 | Merinda Faradianti/Forum Keadilan
Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin, 24/6/2024 | Merinda Faradianti/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengungkapkan awal mula kedekatannya dengan eks Direktur Alat dan Mesin Kementerian Pertanian (Kementan) Muhammad Hatta.

SYL mengaku sudah mengenal Hatta jauh sebelum menjadi Mentan.

Bacaan Lainnya

“Sebelum saya menjadi menteri, sudah dekat sejak dari saya menjadi Gubernur di Sulawesi Selatan. Kemudian, ia menjadi ASN di Kementerian Pertanian,” katanya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin, 24/6/2024.

Hakim Ketua Rianto Adam Pontoh turut menanyakan mengenai permohonan Hatta kepada SYL untuk menjadi ajudan pribadinya. Di persidangan, SYL mengatakan Hatta bukan lah ajudannya yang diangkat secara resmi.

SYL menyebut, setelah menjadi ASN di Kementerian, Hatta sering hadir dan aktif di Wican (rumah dinas SYL di Widya Chandra). Sehingga, SYL sering mengikutsertakan Hatta ke dalam setiap perjalanan dinasnya.

“Sudah (punya ajudan). Ada Anton, sespri Musa (alm), ada Jamil, dan Panji. Saya kenal Muhammad Hatta dan dia ASN di situ, saya anggap saja siapa pun saya angkat (jadi ajudan),” lanjutnya.

SYL menangkal pengangkatan Hatta sebagai ajudannya karena kedekatan emosional sejak di Sulawesi Selatan. Ia juga menegaskan tidak ikut andil dalam naik jabatan Hatta menjadi Direktur Pupuk di Kementan.

“Ini hanya kebiasaan saya, Yang Mulia. Secara emosional biasa saja. Saya tidak biasa mencampuri, oleh karena itu dia berproses dan itu hal biasa,” jelasnya.*

Laporan Merinda Faradianti