Otorita IKN Minta Penambahan Anggaran Rp29,8 T di 2025

Desain kantor istana kepresidenan yang akan dibangun di ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. | Ist
Desain kantor istana kepresidenan yang akan dibangun di ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur. | Ist

FORUM KEADILAN – Otorita IKN (OIKN) yang meminta tambahan anggaran sebesar Rp29,8 triliun dalam pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025. Pemerintah telah menetapkan anggaran OIKN tahun depan sebesar Rp505,5 miliar.

Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni yang menjelaskan, pagu indikatif tersebut ditetapkan pada 5 April 2024 dan berdasarkan rapat antara Kemenkeu, Bappenas, dan OIKN anggaran tersebut didistribusikan pada masing-masing unit eselon I.

Bacaan Lainnya

“Pada 7 Juni 2024 kami mengajukan usulan tambahan anggaran tahun 2025. Dalam pertemuan 3 pihak itu kami mencatat ada beberapa kebutuhan anggaran yang belum terselesaikan dalam pagu indikatif 2025, total sebesar Rp 29,8 triliun,” jelasnya saat rapat kerja Komisi II DPR, Senin, 10/6/2024.

Raja mengatakan, kenaikan ini adalah konsekuensi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di IKN yang bakal diserahkan oleh Kementerian PUPR kepada OIKN.

“Serta melanjutkan pembangunan dalam ekosistem kota yang baik di IKN,” sambungnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar unit eselon I OIKN mengalami penurunan anggaran dari tahun 2024, kecuali Sekretariat Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi dan Deputi Sarana Prasarana yang mengalami peningkatan alokasi.

Raja menambahkan bahwa OIKN menyokong dua program utama dengan persentase alokasi sebanyak 72,9 persen dari pagu indikatif untuk program dukungan manajemen dan sekitar 27,1 persen digunakan untuk program pengembangan kawasan strategis. Pagu indikatif 2025 sebesar Rp505,5 miliar ini, digunakan untuk membiayai kegiatan yang menghasilkan 126 rincian output yang tersebar pada masing-masing eselon I.

“Prioritas nasional pada Pagu Indikatif 2025 diteken sebesar Rp 96,7 miliar atau 19 persen dari total pagu. alokasi ini tersebar dalam grup KRO, P, Q, dan R,” tandasnya.*