Prabowo Ubah Program ‘Makan Siang Gratis’ Jadi ‘Makan Bergizi Gratis’, Ini Alasannya

Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka | X @Prabowo

FORUM KEADILAN – Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto mengoreksi nama program ‘Makan Siang Gratis’ menjadi ‘Makan Bergizi Gratis’.

“Saya ingin sedikit koreksi ya. Setelah kita pelajari, ternyata istilah tepat itu adalah makan bergizi gratis untuk anak-anak. Itu lengkapnya ya,” kata Prabowo, dikutip dari YouTube tvOneNews, Jumat, 24/5/2024.

Bacaan Lainnya

Prabowo menjelaskan, perubahan itu karena ada kemungkinan siswa sekolah dasar (SD) sudah pulang sekolah sebelum waktu jam makan siang.

“Karena kalau anak sekolah dasar umpamanya masuk pagi, dia kalau nunggu makan siang kan terlalu lama. Jadi harus makan pagi. Ya kan?” imbuhnya.

Perubahan nama program itu juga dijelaskan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Habiburokhman.

“Memang terus dikaji soal penamaan program. Saya termasuk yang mengusulkan perubahan istilah tersebut,” kata Habiburokhman, saat dihubungi wartawan, Jumat, 24/5.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menjelaskan, nama program Makan Siang Gratis diubah agar waktunya bisa lebih fleksibel.

Sebab, kata Habiburokhman, di berbagai wilayah, siswa sekolah TK dan SD kelas 1-2 sudah pulang sebelum memasuki jam makan siang.

“Dengan demikian waktunya bisa lebih flexibel, tidak harus jam makan siang, yaitu 12-13, bisa lebih pagi juga,” kata Habiburokhman.

“Di berbagai wilayah untuk anak TK dan SD kelas 1-2 sudah pulang sebelum jam 11.30. Begitu juga kalau masuk Ramadhan, mungkin makanannya bisa dibawa pulang untuk berbuka puasa,” kata dia.

Sehingga, Habiburokhman melanjutkan, perubahan nama program menjadi ‘Makan Bergizi Gratis’ sudah sangat tepat.

“Yang nggak bisa diubah adalah keharusan makanan tersebut ‘bergizi’. Makanya sangat pas kalau istilah yang dipakai adalah ‘makan bergizi’,” imbuhnya.*