Tambah Lagi Kejanggalan Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Ilustrasi jasad.
Ilustrasi penemuan jasad.

FORUM KEADILAN – Teka-teki kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky semakin pelik.

Saka Tatal (23), salah satu pelaku pembunuhan Vina yang baru bebas dari penjara mengungkapkan kejanggalan-kejanggalan selama proses penyelidikan.

Bacaan Lainnya

Saka merupakan salah satu dari delapan pelaku yang tertangkap. Adapun tujuh orang selain saka yaitu, Rivaldi Aditya Wardana, Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Jaya, Eka Sandi, Sudirman dan Supriyanto.

Dalam proses persidangan, dimana usia saka saat itu 15 tahun, ia divonis 8 tahun penjara di kasus ini. Saka pun bebas setelah menjalani 3 tahun 8 bulan bui di Lapas Anak Sukamiskin Bandung, Jawa Barat.

Menariknya, saat diwawancarai salah satu stasiun televisi seusai bebas, Saka mengaku tidak kenal dengan tiga tersangka yang masih buron, yaitu Andi, Dani, dan Pegi alias Terong.

Saka juga menyebut, dirinya merupakan korban salah tangkap.

“Permasalahannya saya enggak tahu, saya juga jadi korban salah tangkap, Waktu itu saya berada di rumah Bersama paman saya,” ujarnya, Sabtu, 18/5/2024.

Selain itu, kata Saka, dirinya juga tak mengenal korban.

“Dari korban keduanya saat tidak mengenal sama sekali,” ungkapnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan Vina dan Eky kembali viral usai munculnya film Vina: Sebelum 7 Hari.

Mabes Polri akhirnya ikut turun tangan memburu tiga pelaku. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani menyebut, pihaknya telah menerjunkan tim untuk membantu Polda Jawa Barat (Jabar).*