Masyarakat Sipil Peduli Pemilu Geruduk Kantor KPU

Fritz Alor Boy (kanan) bersama para peserta aksi demo di depan kantor KPU RI, Jumat 16/2/2024. I Ari Kurniansyah/Forum Keadilan
Fritz Alor Boy (kanan) bersama para peserta aksi demo di depan kantor KPU RI, Jumat 16/2/2024. I Ari Kurniansyah/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Sejumlah massa menggeruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 16/2/24. Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Masyarakat Sipil Peduli Pemilu dan Demokrasi ini berorasi soal dugaan kecurangan pemilu.

Berdasarkan pantauan Forum Keadilan, masa mulai berdatangan ke KPU RI sejak pukul 14.19 WIB. Salah satu demonstran yang juga merupakan Ketua Umum Relawan Anies Presiden Indonesia (R-API) Fritz Alor Boy mengatakan, massa aksi terdiri dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang peduli terhadap demokrasi.

Bacaan Lainnya

“Ormas-ormas yang peduli terhadap demokrasi Indonesia. Yang mengharapkan demokrasi berjalan lancar tanpa ada intimidasi, tanpa ada tekanan, tanpa ada orang-orang yang cawe-cawe,” ucap Fritz di lokasi aksi.

Dalam aksi ini, kata Fritz, mereka menuntut agar Ketua KPU diturunkan. Ia menyinggung soal adanya perbedaan data perolehan suara antara Formulir C1 dengan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

“Coba bayangkan, data yang dari C1 berbeda dengan data yang mereka buat. Sekelas lembaga negara ini saja memberikan alasan bahwa itu kesalahan,” imbuhnya.

Kemudian, Fritz meminta agar masyarakat berfokus terhadap real count. Sebab menurutnya, adanya penghitungan cepat (quick count) meresahkan masyarakat.

“Lembaga negaranya KPU. KPU belum mengumumkan, ada yang sduah bergetar-getar dengan semangat deklarasi kemenangan. Dasarnya darimana? Ini yang kami tidak suka,” tukasnya.*

Laporan Ari Kurniansyah