Gerindra Ungkap Prabowo akan Tambah Anggaran Pembangunan IKN Jika Menang Pilpres

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani | Ist

FORUM KEADILAN – Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, Prabowo Subianto akan menambah anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur jika terpilih menjadi Presiden Indonesia berikutnya.

“Pak Prabowo bertekad akan tambah biaya pembangunan IKN. Kita ini mau pindah dari Jakarta ke Kaltim. Ini adalah sebuah tekad bersama, tekad politik yang sudah disetujui oleh semua partai dan elit politik nasional,” ujar Muzani di hadapan kader beserta para Partai Gerindra Kaltim, dikutip dari siaran pers, Sabtu, 25/11/2023.

Bacaan Lainnya

Di Kaltim, Prabowo perlu memperoleh dukungan yang signifikan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Untuk itu, Muzani mengatakan, Gerindra mewajibkan setiap calon legislatif (caleg) memasang spanduk Prabowo-Gibran untuk meningkatkan potensi kemenangan mereka dalam satu putaran.

Muzani mengatakan, Gerindra harus jadi lokomotif utama dalam pemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024. Ia juga menekankan bahwa Partai Gerindra harus menjadi kekuatan utama yang memimpin dalam meraih kemenangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

“Saya melihat optimisme dan meyakini Prabowo-Gibran akan menang satu putaran itu semakin kelihatan. Tidak ada tempat yang tidak terjamah Prabowo-Gibran menang satu putaran,” lanjutnya.

Tetapi Muzani meminta untuk para kader Gerindra untuk tidak sesumbar dan kerja-kerja pemenangan harus terus dilakukan, serta sosialisasi ke masyarakat di berbagai lapisan.

Kata Muzani, program unggulan Prabowo-Gibran perlu disampaikan kepada masyarakat. Di antaranya membantu masyarakat miskin jika terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, termasuk mengatasi persoalan kelangkaan pupuk subsidi, menghilangkan kartu tani, hingga memberikan makanan dan susu gratis di sekolah serta pesantren.

Pada Juni 2021, Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro menyebut, proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur yang membutuhkan anggaran Rp466 triliun.

Skema pembiayaan IKN tidak akan bergantung seluruhnya kepada anggaran pendapatan dan juga belanja negara (APBN).

“Perkiraan kasarnya, dari total dana sebesar Rp466 triliun yang dibutuhkan, (pembiayaan dari) APBN hanya sekitar Rp 89,4 triliun. Lalu KPBU dan swasta Rp253,4 triliun, sementara BUMN serta BUMD Rp 123,2 triliun,” ujar Juri Ardiantoro, 28/6/2021.

Saat ini pemerintah tengah melakukan pembangunan infrastruktur dasar di IKN.

Pemerintah menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp29,4 triliun pada 2023 dan Rp40,6 triliun pada 2024 untuk membangun infrastruktur dasar IKN Nusantara.

Total selama periode 2022-2024, pemerintah menetapkan anggaran pembangunan IKN sebesar Rp75,5 triliun.*