Prabowo: Waktu Tidak Berkuasa, Partai Demokrat Tidak Bakar-bakar
FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto memuji kedewasaan berpolitik Partai Demokrat yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ia mengatakan bahwa Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Demokrat pernah mengalami pasang surut dalam kehidupan berdemokrasi atau tidak selalu menang dalam Pemilu. Tetapi, di saat kalah, Prabowo menilai Demokrat tetap sportif dan tidak membuat rusuh.
“Pernah di puncak, pernah, tidak di puncak, pernah di pemerintahan, tidak. Tapi waktu tidak berkuasa, Partai Demokrat tidak caci-maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar,” kata Prabowo dalam pidatonya di HUT ke-25 Partai Demokrat, Jakarta, Rabu, 9/9.
Prabowo menjelaskan kalah dan menang adalah konsekuensi logis dalam kehidupan berdemokrasi. Ia mengatakan bahwa hakikatnya demokrasi memang bersaing dan mengkritik. Tetapi, di balik itu semua seluruh pihak tetap bersahabat dan menjaga hubungan.
“Saya waktu 4 kali tidak menang… saya pun terima. Ya sudah, kita maju lagi,” tuturnya.
Prabowo juga menyatakan, Indonesia adalah negara besar, sehingga membutuhkan gotong royong dalam membangunnya. Pada saat yang sama, Prabowo juga mengenang masa mudanya ketika masih menjalankan pendidikan di Akademi Militer bersama dengan SBY pada 1970-an silam.
Ia menjelaskan sejak di Akmil, SBY adalah taruna yang cemerlang dan adalah salah satu putra terbaik bangsa.
“Memang dari awal sudah kelihatan Pak SBY memang taruna yang terbaik. Tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki,” tuturnya. *
