Rabu, 08 Juli 2026
Menu

Perpres 111/2025: MBG Sebagai Salah Satu Kebijakan Nasional di Bidang Pertahanan 2025-2029

Redaksi
Program Makan Bergizi Gratis (MBG). | Dok Badan Bergizi Gratis RI
Program Makan Bergizi Gratis (MBG). | Dok Badan Bergizi Gratis RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 memasukkan program makan bergizi gratis (MBG) sebagai salah satu kebijakan nasional di bidang pertahanan 2025-2029.

Dalam lampiran beleid itu juga disampaikan lima program prioritas yang termasuk dalam bagian 2 huruf d yang spesifik membahas Kebijakan Nasional Bidang Pertahanan Tahun 2025-2029.

“Presiden juga memiliki 5 (lima) program prioritas Presiden guna memperkuat pembangunan nasional meliputi penyelenggaraan makan bergizi gratis, swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, dan pemenuhan alutsista,” bunyi Perpres tersebut.

Dalam dokumen itu, program makan bergizi ditempatkan dalam kerangka kebijakan pembangunan kemandirian bangsa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan kemandirian bangsa diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembentukan modal manusia di antaranya program makan bergizi, peningkatan layanan dasar, dan peningkatan layanan sosial budaya,” tulis dokumen Perpres tersebut.

Kebijakan ini juga turut mengintegrasikan penguatan kelembagaan dalam menghadapi berbagai dimensi ancaman, termasuk krisis pangan.

Dalam matriks penyelenggaraan pertahanan nonmiliter, Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat secara resmi sebagai salah satu unsur pendukung strategis untuk menjaga keselamatan segenap bangsa dari dampak ketidakstabilan pangan.

“Kebijakan Umum Pertahanan Negara ini menjadi pedoman bagi menteri/pimpinan lembaga dan kepala daerah dalam menetapkan kebijakan sesuai dengan tugas, fungsi, dan wewenang masing-masing,” tegas poin penutup dalam aturan tersebut.

Secara umum, Perpres 111 Tahun 2025 ini menjadi pedoman strategis pengelolaan Sistem Pertahanan Negara selama lima tahun ke depan.

Hal ini juga menggambarkan bentuk penguatan doktrin Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) yang lebih adaptif dalam membangun daya tangkal melalui kualitas hidup masyarakat. *