Habiburokhman soal Kasus Pembunuhan Ermanto Usman: Biarkan Polisi Bekerja
FORUM KEADILAN – Keluarga almarhum Ermanto Usman meminta Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR. Menyikapi permintaan tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan untuk membiarkan polisi bekerja terlebih dahulu.
“Kan udah ditangkep polisi, preman katanya. Biarin aja polisi bekerja,” ujar Habiburokhman kepada Forum Keadilan, Sabtu 14/3/2026.
Sebelum polisi mentapkan tersangka, Habiburokhman sempat mengundang keluarga almarhum Ermanto untuk datang ke DPR. Namun karena keluarga, khususnya anak almarhum Ermanto masih trauma, keluarga minta RDPU ditunda.
Keluarga Ermanto menduga, pembunuhan Ermanto bukan sekadar kasus pembunuhan dan perampokan biasa seperti yang dikatakan Polda Metro Jaya.
“Aneh,” kata perwakilan keluarga Ermanto Usman, Dalsaf Usman.
Oleh sebab itu, pihak keluarga mendorong agar DPR bersedia menggelar RDPU terkait kasus tewasnya Ermanto.
Seperti diketahui, Ermanto merupakan Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT) yang sangat vokal mengungkap kasus-kasus korupsi.
Bahkan sebelum ditemukan tewas di rumahnya, Ermanto pernah membahas dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan pelabuhan dalam podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada 15 Desember 2025 berjudul “Pelindo Boneka PT Hutchinson (Hongkong), Ada Pemerintah di Atas Pemerintah”.
Dalam podcast tersebut, Ermanto membeberkan sejumlah dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan pelabuhan dan menyebut sejumlah nama pejabat penting, termasuk mantan Menteri BUMN Erick Thohir, serta pengusaha Boy Thohir.
Kemunculan kembali rekaman podcast tersebut di media sosial turut memicu desakan dari berbagai pihak agar kematian Ermanto Usman diusut secara lebih transparan dan menyeluruh.*
Laporan oleh: Puspita Candra Dewi
