Selasa, 10 Maret 2026
Menu

Pelaku Bunuh Ermanto Usman dengan Linggis, Motif Masih Didalami

Redaksi
Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman, Sudirman alias Yuda | Ist
Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman, Sudirman alias Yuda | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) yang ditemukan tewas di rumahnya di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan, pelaku yang diketahui bernama Sudirman alias Yuda ditangkap pada Senin, 9/3/2026 sekitar pukul 18.54 WIB di kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

“Untuk motif masih sedang kami dalami,” kata Iman kepada wartawan, Selasa, 10/3.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengaku memukul korban menggunakan linggis hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

“Hasil interogasi awal, pelaku memukul korban dengan linggis,” ujar Iman.

Polisi masih terus melakukan pendalaman terkait motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur lain dalam peristiwa itu.

Diketahui, Tim Jatanras Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pembunuhan aktivis buruh sekaligus Ketua Paguyuban Pensiunan Karyawan JICT (Jakarta International Container Terminal) Ermanto Usman yang ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat pada Senin, 2/3 lalu.

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim membenarkan terkait penangkapan tersebut. AKBP Abdul Rahim pada Selasa, 10/3 mengatakan bahwa penangkapan dilakukan di wilayah Jakarta Utara.

Sebelumnya, Ermanto Usman diserang oleh orang tidak dikenal di kediamannya di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

Dirinya meninggal di Rumah Sakit Primaya, Bekasi Barat. Selain Ermanto, istrinya juga menjadi korban dalam tragedi tersebut dan kini masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

Sebelum peristiwa tersebut terjadi, Ermanto sempat mengungkap dugaan korupsi terkait pengelolaan pelabuhan dalam sebuah podcast Madilog di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada 15 Desember 2025 berjudul “Pelindo Boneka PT Hutchinson (Hongkong), Ada Pemerintah di Atas Pemerintah.”

Dalam podcast tersebut, Ermanto membeberkan sejumlah bukti terkait dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan pelabuhan. Ia juga menyebut sejumlah nama pejabat penting di Indonesia, di antaranya Erick Thohir dan Boy Thohir.*

Laporan oleh: Muhammad Reza