Komisi III DPR Desak Pembentukan TGPF Usut Kematian Pengurus Pensiunan JICT
FORUM KEADILAN – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdullah Abduh menanggapi kasus dugaan pembunuhan terhadap pengurus Perkumpulan Pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) Ermanto Usman.
Sebelum peristiwa tersebut terjadi, almarhum disebut sempat mengungkap adanya dugaan kerugian negara hingga triliunan rupiah dari sektor pengelolaan pelabuhan.
Abdullah mendesak agar segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) guna mengusut tuntas meninggalnya Ermanto Usman. Menurutnya, tim tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga penegak hukum dan institusi terkait agar proses penyelidikan berjalan transparan dan akuntabel.
“Saya mendesak pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang melibatkan Kepolisian, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komnas HAM, dan LPSK untuk mengusut secara tuntas meninggalnya Pengurus Perkumpulan Pensiunan PT Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman,” katanya kepada Forum Keadilan, Rabu, 4/3/2026.
Ia menilai, pembentukan TGPF penting untuk memastikan proses investigasi berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Hal ini mengingat berkembangnya berbagai pandangan di masyarakat yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan rekam jejak almarhum yang dikenal kritis dalam mengungkap dugaan korupsi di sektor pengelolaan pelabuhan.
Lebih lanjut, Abdullah menegaskan bahwa pembentukan TGPF juga menjadi pesan tegas bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak boleh dihentikan melalui cara-cara kekerasan maupun intimidasi. Negara, kata dia, tidak boleh memberi ruang bagi pihak mana pun yang mencoba menebar teror atau rasa takut terhadap aktivis, pelapor, maupun warga negara yang berani mengungkap dugaan praktik korupsi.
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR, Komisi III akan berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang untuk mendorong realisasi pembentukan TGPF tersebut. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Ermanto Usman dan berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap kasus ini secara cepat dan profesional.
“Kami berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum yang adil bagi keluarga korban serta masyarakat,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
