Selasa, 29 September 2026
Menu

DPR Setujui Komisi XIII Cek Langsung Lapas Cibinong soal Fasilitas Mewah Besok

Redaksi
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kedua dari kiri) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kedua dari kiri) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa Komisi XIII DPR RI akan melakukan pengecekan langsung ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, terkait temuan fasilitas mewah di dalam lapas tersebut.

Dasco mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai tindaklanjut setelah Komisi XIII menggelar rapat dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk membahas persoalan yang terjadi di Lapas Cibinong, Senin, 28/9/2026 kemarin.

Menurutnya, Komisi XIII ingin mencocokkan data dan informasi yang disampaikan dalam rapat dengan kondisi faktual di lapangan.

“Kemudian masalah yang ada di lapas dengan fasilitas mewah itu, kami sudah mendapatkan juga informasi dari Komisi XIII bahwa mereka ingin mencocokkan antara data-data yang diberikan pada saat rapat dengan fakta-fakta di lapangan,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 29/9.

Dasco menyebut, pimpinan DPR RI telah memberikan persetujuan kepada Komisi XIII untuk melakukan kunjungan langsung ke Lapas Cibinong, Rabu, 30/9, besok. Kunjungan tersebut, kata Dasco, diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara data yang disampaikan pemerintah dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Nah, oleh karena itu kami dari pimpinan DPR sudah juga memberikan persetujuan untuk Komisi XIII berkunjung ke Lapas Cibinong untuk mengecek fakta, data, serta kemudian kalau perlu mengungkap hal-hal yang mencederai rasa keadilan di masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya juga telah menegaskan bahwa jajarannya akan melakukan kunjungan ke Lapas Kelas IIA Cibinong, pada Rabu, 30/9, besok.

“Ya, Rabu tanggal 30 September. Kita pergi ramai-ramai. Rabu ya Rabu,” tegasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari