Habiburokhman Sebut Komisi III DPR Telah Upayakan Komunikasi soal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
FORUM KEADILAN – Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkapkan, pihaknya terus mencermati perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi batu bara yang tengah diusut oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), termasuk penggeledahan sebuah bangunan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.
Habiburokhman mengatakan, Komisi III DPR juga telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak Jampidsus untuk memperoleh informasi terkait perkembangan penyidikan, termasuk mengenai dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam perkara tersebut.
Namun ia menegaskan, masih ada sejumlah hal yang belum dapat disampaikan kepada publik karena masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
“Ya, kami terus apa namanya mengamati dengan cermat perkembangan terakhir. Kami juga mencoba menjalin komunikasi, cuma memang ada beberapa hal yang belum bisa kami sampaikan karena kami perlu konfirmasi lagi, ya. Kita enggak sebut nama juga, ya,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 9/7/2026.
Ia menegaskan, dalam proses penegakan hukum, yang menjadi perhatian utama adalah pembuktian, bukan identitas ataupun jabatan seseorang. Karena itu menurutnya, siapa pun yang terbukti memiliki keterlibatan harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Dalam konteks penegakan hukum kan kita tidak melihat siapa orangnya, ya. Siapa pun dan apa pun jabatannya, jika memang ada bukti-bukti ya yang kuat, maka harus dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.
Habiburokhman menambahkan, Komisi III DPR akan terus mengawasi perkembangan penanganan perkara tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap aparat penegak hukum, sembari mendorong agar proses penyidikan berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang kuat.*
Laporan oleh: Novia Suhari
