Senin, 29 Juni 2026
Menu

Golkar Bantah Safari Politik Jokowi Picu Dualisme Kepemimpinan

Redaksi
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Senin, 29/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji di Kompleks Parlemen, senayan, Jakarta, Senin, 29/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji membantah anggapan bahwa safari politik Joko Widodo (Jokowi) berpotensi memunculkan dualisme kepemimpinan di Indonesia. Ia menegaskan, Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden sehingga tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan hal tersebut.

“Lho, Pak Jokowi udah enggak jadi presiden kok apa yang dikhawatirkan? Enggak perlu ada kekhawatiran,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 29/6/2026.

Lebih lanjut, Sarmuji menegaskan bahwa Partai Golkar tetap memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala negara yang sah. Ia memastikan seluruh kader Golkar akan mengikuti arahan Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.

“Dan kita semua tegak lurus kepada Presiden Pak Prabowo. Apa arahan Pak Prabowo, apa yang perlu didukung dari presiden, Golkar pasti akan mendukung. Jadi presidennya Pak Prabowo, jadi tenang aja. Kita akan back up Pak Prabowo,” tegasnya.

Selain itu, Sarmuji juga enggan memberikan penilaian terhadap prosesi adat yang dijalani Presiden ke-7 RI tersebut saat melakukan safari politik di Lampung, termasuk ritual menginjak kepala kerbau yang menjadi sorotan publik.

Menurut Sarmuji, prosesi tersebut merupakan bagian dari tradisi adat masyarakat setempat, sehingga dirinya tidak berada dalam posisi untuk memberikan penilaian.

“Ah, saya enggak tahu. Itu acara adatnya mereka, saya enggak tahu. Saya bukan orang Lampung. Tolong tanyakan ke orang Lampung,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari