Pertamina Buka Suara Soal Kenaikan Pertamax ke Rp16.250 per Liter
FORUM KEADILAN – Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, mengungkapkan alasan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green.
Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Simon mengatakan bahwa penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan situasi geopolitik global hingga pergerakan harga minyak di pasar internasional.
“Penyesuaian pada harga BBM non-subsidi ini dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik global dan harga minyak yang berlaku di pasar internasional dengan tetap mempertimbangkan daya beli masyarakat,” papar Simon dalam unggahan akun Instagram @pertamina, Kamis, 11/6/2026.
View this post on Instagram
Di tengah kenaikan Pertamax dan Pertamax Green, Simon menegaskan bahwa harga BBM subsidi tidak berubah.
Simon memastikan harga Pertalite tetap di harga Rp10 ribu per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter sebagaimana ketentuan pemerintah.
“Menanggapi perkembangan saat ini terkait harga BBM, perlu kami sampaikan bahwa harga BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Biosolar, tidak mengalami perubahan,” katanya.
Simon mengatakan bahwa perseroan memahami setiap penyesuaian harga BBM tentu akan menjadi perhatian masyarakat.
Menurutnya, penyesuaian harga tidak hanya dilakukan oleh SPBU Pertamina, namun juga oleh sejumlah SPBU milik badan usaha swasta.
“Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini selain dilakukan di titik-titik SPBU Pertamina, juga dilakukan oleh SPBU badan usaha swasta,” tuturnya.
Simon menjamin Pertamina, dengan dukungan penuh dari Pemerintah, terus berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Simon pun berterimakasih kepada masyarakat atas dukungan yang diberikan selama ini dan mengajak masyarakat menggunakan energi secara bijak.
“Kami berterima kasih atas dukungan masyarakat selama ini dan mari kita bersama-sama bijak menggunakan energi,” pungkasnya. *
