Dirlantas Polda Metro Peringatkan Polisi Tidak Mencari Kesalahan Masyarakat

Ilustrasi tilang
Ilustrasi tilang | Dok. Polri

FORUM KEADILAN – Tilang manual kembali diterapkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengingatkan anggotanya untuk tidak dengan sengaja mencari-cari kesalahan pengguna kendaraan. Hal ini berkaitan dengan penerapan kembali tilang manual.

Bacaan Lainnya

Latif tampaknya paham betul karakter sejumlah oknum polisi lalu lintas yang sering mencari keuntungan pribadi dalam menegakkan peraturan lalu lintas di tengah masyarakat.

“Polisi harus objektif ketika menilang,” tegas Latif.

Dalam penerapannya, lagi-lagi Latif menekankan bahwa penilangan atau penindakan merupakan langkah terakhir yang diambil oleh petugas.

Dengan kata lain, anggota di lapangan harus betul-betul menilai derajat pelanggaran yang layak ditindak, ucapnya.

“Saya peringatkan, kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga,” tukas Latif.

Dijelaskan Latif, penerapan kembali tilang manual bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Pemberlakuan tilang manual salah satunya disebabkan oleh keterbatasan perangkat tilang elektronik yang belum dapat mencakup semua wilayah di Jakarta.

Tilang manual sesungguhnya pernah dihapus berdasarkan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penegakan hukum terhadap para pelanggar seluruhnya dilakukan secara elektronik menggunakan kamera ETLE statis dan mobile sejak 18 Oktober 2022.* (Tim FORUM KEADILAN)