Bandingkan dengan Vonis Eliezer, Pengacara Hendra-Agus: Kecewa, Aneh

Pengacara Hendra Kurniawan usai sidang pembacaan vonis di PN Jaksel
Pengacara Hendra Kurniawan usai sidang pembacaan vonis di PN Jaksel | Forum Keadilan/As'ad Syamsul Abidin

FORUM KEADILAN – Penasehat hukum mantan Karo Paminal Polri Hendra Kurniawan dan mantan Kaden A Paminal Polri Agus Nurpatria, Sangun Ragahdo menyayangkan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terhadap vonis kedua kliennya di kasus perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Agus Nurpatria divonis pidana dua tahun penjara. Sementara Hendra Kurniawan divonis pidana tiga tahun penjara.

Bacaan Lainnya

“Sangat disayangkan (vonis) tiga tahun, dua tahun,” ujar Sangun kepada awak media usai sidang vonis di PN Jaksel, Senin, 27/2/2023.

Sangun lantas membandingkan vonis kliennya dengan vonis Bharada Richard Eliezer yang hanya satu tahun dan enam bulan penjara. Padahal, kata dia, Eliezer merupakan eksekutor yang menembak Brigadir J.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, eksekutor saja (divonis) satu tahun enam bulan, sedangkan di sini pak Hendra dan pak Agus sama-sama menjalankan perintah atas cerita yang dia tidak ketahui, mereka baru mengetahui bahwa ini skenario itu di satu bulan selanjutnya, bulan Agustus 2022. Sedikit kecewa ya, aneh ya,” ujar Sangun.

Sementara terkait banding, Sangun menyerahkan keputusan tersebut pada kliennya.

“Lalu langkah selanjutnya apakah akan banding atau tidak itu hak terdakwa kami kembalikan pada terdakwa karena terdakwa ini tadi sudah dengan jelas menyatakan akan pikir-pikir dahulu,” imbuhnya.

Vonis Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria

Hendra Kurniawan divonis tiga tahun penjara oleh majelis PN Jaksel pada Senin, 27/2/2023.

Majelis hakim menyatakan Hendra Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan dengan sengaja dan melawan hukum telah melakukan tindak pidana obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hendra Kurniawan dengan pidana tiga tahun penjara,” kata Hakim Ketua Ahmad Suhel saat membacakan amar putusan di ruang sidang utama PN Jaksel, Senin, 27/2.

Hendra juga dituntut untuk membayar denda Rp20 juta subsider tiga bulan kurungan.

Sementara, Agus Nurpatria Adi divonis pidana dua tahun penjara dalam kasus yang sama.

Hakim menyatakan Agus Nurpatria Adi bersalah karena terlibat memindahkan isi DVR CCTV terkait kasus pembunuhan mantan ajudan Ferdy Sambo, Brigadir J.*

Laporan As’ad Syamsul Abidin