Terapis Jepit Anak Autisme di Depok Ditetapkan Tersangka

Tangkapan layar rekaman seorang terapis yang menjepit kepala anak hingga menjerit di RS Depok. | ist
Tangkapan layar rekaman seorang terapis yang menjepit kepala anak hingga menjerit di RS Depok. | ist

FORUM KEADILANTerapis yang menjepit kepala anak autisme hingga menjerit di Depok ditetapkan sebagai tersangka. Video kelakuan terapis berinisial H itu viral di media sosial, hingga membuat Polres Metro Depok turun tangan.

“Ditetapkan sebagai tersangka, Saudara H,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Fitri, Kamis, 16/2/2023.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya diberitakan, viral video seorang bocah pengidap Autism Spectrum Disorder (ASD) dijepit oleh terapis menggunakan kaki.

Dalam video yang beredar, tampak terapis pria menjepit kepala dan tangan bocah tersebut menggunakan kaki hingga sang anak menjerit dan meronta-ronta.

Namun, terapis itu tetap terlihat asyik bermain ponsel sambil terus menjepit kepala si bocah.

Polisi pun turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap pihak rumah sakit dan orang tua anak tersebut, karena terlihat dari video adanya dugaan tindak kekerasan.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Fitri menyebut, kejadian tersebut terjadi di sebuah rumah sakit di Depok, Jawa Barat, pada Selasa, 14/2, sekira pukul 13.00 WIB.

Saat itu, korban yang diketahui berinisial RF pergi ke rumah sakit untuk melakukan terapi wicara.

“Tetapi bukannya mendapatkan terapi wicara di RS Hermina Depok, justru si terapis asyik bermain handphone dan juga tertidur,” kata Fitri, Rabu, 15/2.

Kemudian, saat si terapis melakukan terapi kepada RF, yang bersangkutan malah menjepitnya dengan kedua kakinya.

“Si terapis malah menjepit RF sampai menangis keras dan si terapis tidak mempedulikan RF,” kata Fitri.*