Bupati Meranti tak Gubris Desakan Minta Maaf atas Ucapan Iblis-Setan

Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. (IST)
Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. (IST)

FORUM KEADILAN – Bupati Kepulauan Meranti, Provinsi Riau Muhammad Adil tak menggubris desakan Stafsus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo agar meminta maaf atas ucapan iblis-setan.

Ia menanggapinya dengan santai. “Saya mau rapat,” kata Adil saat dihubungi, Senin, 12/12/2022.

Bacaan Lainnya

Adil pun tidak begitu menggubris desakan Yustinus untuk meminta maaf. Termasuk soal kekecewaan pegawai di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait ucapan iblis dan setan.

“Josssssssssssss,” jawab Adil singkat saat ditanya terkait desakan minta maaf secara terbuka.

Sebelumnya Yustinus Prastowo merespon protes Bupati Adil yang protes terkait dana bagi hasil (DBH). Yustinus minta Adil minta maaf secara terbuka.

Respons tersebut disampaikan Yustinus lewat video berdurasi 1,22 menit. Video tersebut diposting di Twitter dan sudah dapat izin Yustinus untuk dikutip.

Baca juga:

Baleg DPR Keluarkan RUU LLAJ dari Prolegnas Prioritas 2023

Kapsul Orion NASA Kembali ke Bumi, Misi ke Bulan Sukses

“Saya Yustinus Prastowo, staf khusus menteri keuangan,” kata Yustinus dalam video pembuka mengenakan kemeja kotak-kotak, kemarin.

Yustinus mengaku keberatan atas ucapan Adil yang menyebut pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) iblis dan setan. Ia mengaku ucapan tersebut menyesatkan dan ngawur.

“Kami keberatan dan menyayangkan pernyataan Bupati Meranti saudara Muhammad Adil yang sungguh-sungguh tidak adil karena mengatakan pegawai Kementerian Keuangan iblis atau setan. Ini jelas ngawur dan menyesatkan,” katanya.

“Kementerian Keuangan justru sesuai UU telah menghitung dan menggunakan data resmi Kementerian ESDM dalam membagi dana bagi hasil. Dana yang dipakai bukan untuk daerah penghasil saja, tapi juga daerah sekitar agar merasakan kemajuan dan kemakmuran bersama-sama,” kata Yustinus lagi.

Sebagai staf Sri Mulyani, Yustinus bahkan memastikan telah mengucurkan dana ke Pemkab Meranti. Tidak tangung-tanggung, dana yang dikucurkan sampai 4 kali APBD Pemkab Meranti.

“Kementerian Keuangan juga telah mengalokasikan pada 2022 ini transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 872 miliar atau 75 persen dari APBD Kabupaten Meranti atau 4 kali lipat dari PAD Meranti sebesar Rp 222 miliar,” kata Yustinus.

Atas ucapan Adil, Yustinus meminta Adil meminta maaf. Termasuk menyampaikan klarifikasi secara terbuka.

“Untuk itu kepada saudara Muhammad Adil agar segera minta maaf secara terbuka dan melakukan klarifikasi agar tidak terjadi penyesatan publik yang lebih luas,” katanya.*