Minggu, 31 Agustus 2025
Menu

Sebanyak 1.252 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Pertandingan Final Indonesia vs Vietnam di GBK

Redaksi
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, di GBK, Jakarta, Selasa 29/7/2025 | Ist
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, di GBK, Jakarta, Selasa 29/7/2025 | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Sebanyak 1.252 personel gabungan dari Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya laga final Tim ASEAN U23 Championship Cup 2025 Nasional (Timnas) Indonesia U23 vs Timnas Vietnam U23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa, 29/7/2025 malam.

Rangkaian pengamanan ini dimulai dengan pelaksanaan Technical Working Group (TWG) dan dilanjutkan Apel Pengamanan pada pukul 16.00 WIB di Pintu Kuning GBK. Sementara, kick off pertandingan dijadwalkan pukul 20.00 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dalam hingga luar stadion, dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan tetap tegas.

“Ini adalah pertandingan besar yang jadi perhatian kawasan bahkan dunia. Suporter Indonesia harus menunjukkan sikap sebagai tuan rumah yang baik, sportif, dan menjaga nama baik bangsa,” ujar Kombes Susatyo dalam keterangannya, Selasa, 29/7.

Susatyo menyebut, pengamanan ketat akan dilakukan kepada seluruh penonton yang hendak memasuki stadion. Ia menegaskan, barang-barang terlarang seperti senjata tajam, minuman keras, petasan, kembang api, dan flare dilarang keras dibawa ke dalam maupun di sekitar stadion.

“Tidak boleh ada yang membawa benda-benda berbahaya atau memancing keributan. Petugas akan menindak tegas siapa pun yang melanggar aturan,” tegasnya.

Susatyo juga mengingatkan agar para suporter tidak memprovokasi lawan dan tidak merusak fasilitas umum. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana pertandingan tetap aman dan nyaman bagi semua pihak.

“Jangan ada provokasi, jangan ada bentrokan. Mari dukung timnas dengan cara-cara positif. Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga panggung kehormatan bangsa,” ucapnya.

Guna menjaga kondusifitas, kata Sudatyo, petugas keamanan akan memberikan pelayanan dan pengawalan khusus kepada suporter Vietnam. Pengawalan ini, dilakukan sejak kedatangan, selama pertandingan berlangsung, hingga suporter meninggalkan lokasi stadion.

“Kami pastikan keamanan seluruh penonton, termasuk suporter Vietnam, menjadi tanggung jawab kami. Mereka akan kami layani dan kawal dengan baik agar merasa aman dan nyaman,” jelasnya.

Ia menegaskan, petugas keamanan yang bertugas dipastikan tidak membawa senjata api. Menurutnya, mereka akan mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap siaga menghadapi potensi gangguan.

“Kami melayani dengan pendekatan humanis. Tapi jika ada pelanggaran hukum, kami tidak akan ragu untuk bertindak tegas,” terangnya.

Selain itu, bagi masyarakat dan pengendara diimbau untuk menghindari kawasan sekitar GBK mulai sore hingga malam hari guna mengantisipasi kemacetan.

“Volume kendaraan pasti meningkat. Kami harap masyarakat bisa mengatur perjalanannya dan mencari jalur alternatif,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Ari Kurniansyah