Hashim Djojohadikusumo: Saya Bisa Membiayai Kampanye Politik dari Migas
FORUM KEADILAN – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan bahwa diri membiayai kampanye politik Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memakai dana yang diperoleh dari sektor energi dalam hal ini minyak dan gas bumi (migas).
Pada awalnya, Hashim menjelaskan mengenai maraknya penggunaan Artificial Intelligence (AI) hingga pengembangan Data Center. Ia mengatakan, kemunculan AI dan Data Center secara tidak sadar membangkitkan ekonomi baru dan ekonomi yang modern.
“Orang sekarang banyak tidak sadar bahwa kebangkitan atau munculnya AI dan data centers yang konon ini adalah terkait dengan the new economy, the modern economy. Sebetulnya kebutuhan energi ini besar sekali,” ujar Hashim dalam sambutannya pada agenda agenda Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu, 7/10/2026.
Hadirnya AI dan Data Center yang menggunakan energi yang besar, Hashim juga mengaku berbahagia, karena ia adalah pengusaha yang bergerak di sektor energi yang salah satunya adalah migas.
“Terus terang saja Bapak-Bapak senior, saya senang. Karena itu bidang saya Pak, energi. Saya sudah 34 tahun bidang migas. Ya, saya bisa membiayai kampanye politik itu dari migas Pak. Terus terang saja. Maka saya senang, AI, data centers perlu energi besar,” jelasnya.
Di sisi lain, kehadiran AI dan Data Center juga berkaitan dengan lingkungan yang menghasilkan emisi karbon.
“So emisi karbon ini bagaimana? Nah, Indonesia Terang kenapa? Karena di dalam masa AI dan Data Center ini Indonesia punya competitive advantage. Kita punya competitive advantage itu apa? Satu, kita punya demografi yang memadai, banyak anak-anak muda. Anak muda lebih cenderung memakai AI, data centers, internet. Kalau Hashim ini kan sudah lansia. Saya enggak punya AI Pak,” pungkasnya. *
