Rabu, 16 September 2026
Menu

Nusron Kembali Absen Rapat Komisi II DPR, Wamen ATR/BPN: Tidak Sakit

Redaksi
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16/9/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan, menanggapi kembali absennya Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada hari ini. Ossy mengatakan, dirinya hadir dalam rapat tersebut untuk mewakili Nusron. Menurutnya, kehadirannya merupakan penugasan langsung dari Menteri ATR/BPN.

“Saya hadir di sini kemarin mewakili. Tentunya itu adalah penugasan dari beliau sebagai Menteri ATR/BPN,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16/9/2026.

Ia menjelaskan, ketidakhadiran Nusron dalam rapat tersebut berkaitan dengan agenda dan jadwal Menteri ATR/BPN yang telah ditentukan sebelumnya.

“Dan tentunya terkait agenda dan jadwal Bapak Menteri, ya mungkin sudah menyesuaikan dengan agenda dan jadwal beliau yang sudah terjadwalkan,” ujarnya.

Ossy menegaskan bahwa Nusron memiliki sejumlah penugasan dan kegiatan yang telah terjadwal. Namun, ketika ditanya mengenai keberadaan Nusron saat ini, Ossy mengaku belum mengetahuinya.

“Artinya beliau memiliki penugasan dan kegiatan yang sudah terjadwal. Saya harus cek dengan sekretariat Menteri kalau seperti itu (keberadaan Nusron). Saya kan juga tidak (tahu),” jelasnya.

Ossy juga membantah absennya Nusron dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI disebabkan kondisi kesehatan. Ia memastikan Nusron tidak sedang sakit.

“Tidak (sakit),” singkatnya.

Meski begitu, Ossy mengaku hingga saat ini masih terus berkomunikasi dengan Nusron. Ia menyebut, penugasan yang dijalankannya juga masih berdasarkan arahan Menteri ATR/BPN tersebut.

“Setiap hari kami terus berkomunikasi karena kan kementeriannya masih dipimpin oleh beliau,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari