Jumat, 14 Agustus 2026
Menu

PDI Perjuangan Tak Masalah Tidak Dilibatkan dalam Forum Para Sekjen Partai Koalisi

Redaksi
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14/8/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14/8/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat menegaskan bahwa partrainya tak masalah jika tidak dilibatkan dalam forum para sekretaris jenderal (sekjen) partai politik koalisi pemerintahan yang digelar di rumah Sekjen Partai Gerindra Sugiono baru-baru ini.

Djarot mengatakan, pertemuan antarsekjen partai politik merupakan bagian dari silaturahmi yang baik dan tidak perlu dipersoalkan. Menurutnya, PDI Perjuangan memahami posisi partai-partai yang hadir dalam forum tersebut sebagai bagian dari pemerintahan.

“Ya monggo, silakan. Dan itu baik juga untuk kumpul-kumpul kan baik, silaturahmi kan baik. Enggak masalah, enggak masalah karena itu adalah sekjen partai-partai yang ada dalam pemerintahan dan PDI Perjuangan itu berada di luar pemerintahan,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14/8/2026.

Ia menegaskan, posisi PDI Perjuangan yang berada di luar pemerintahan tidak menghalangi partainya untuk tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah. Menurut Djarot, PDI Perjuangan akan terus memberikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama dalam hal penerapan atau pelaksanaan kebijakan di lapangan.

“Dan PDIP Perjuangan itu tetap meskipun berada di luar pemerintahan mengkritisi kebijakan-kebijakan terutama dari sisi aplikasi kebijakan pemerintahan saat ini, dengan mendengarkan suara dari rakyat,” ujarnya.

Djarot menambahkan, kritik yang disampaikan PDI Perjuangan merupakan bagian dari sikap politik partai sebagai kekuatan yang berada di luar pemerintahan.*

Laporan oleh: Novia Suhari