Komisi X DPR Minta Siswa Tidak Dilibatkan dalam Aksi Demo Program MBG
FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan siswa-siswi sekolah dilibatkan dalam aksi demonstrasi untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut Lalu, aspirasi terkait pelaksanaan maupun keberlanjutan program MBG sebaiknya disampaikan melalui jalur resmi yang telah tersedia, tanpa melibatkan peserta didik turun ke jalan.
“Cukup disampaikan melalui pihak sekolah. Nanti kepala sekolah yang akan menyampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Pendidikanlah yang berkoordinasi dengan BGN, baik yang ada di daerah maupun di pusat,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24/6/2026.
Selain Komisi X, menurut Lalu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga mengaku terkejut mendengar adanya aksi yang melibatkan siswa di Batam terkait dukungan terhadap program MBG tersebut.
“Mereka sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan terutama Dinas Pendidikan Kota Batam, tempat kejadian tersebut,” ujarnya.
Lalu juga mengimbau daerah lain agar tidak melibatkan siswa dalam kegiatan protes atau aksi demonstrasi. Menurutnya, persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan program pendidikan maupun MBG dapat diselesaikan melalui pihak sekolah dan instansi terkait.
Meski begitu, politisi PKB itu menilai munculnya aksi dukungan terhadap program MBG menunjukkan adanya kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan penghentian program tersebut. Ia menegaskan bahwa manfaat MBG sangat dirasakan, terutama di daerah-daerah yang berada di luar kota-kota besar.
“Saya melihat ada fenomena kekhawatiran jika program MBG ini dihentikan atau selesai. Bagi daerah-daerah selain di kota-kota besar, MBG ini memang sangat dibutuhkan,” katanya.
Menurutnya, program MBG memiliki dampak positif apabila dijalankan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menilai siswa yang mendukung keberlanjutan program tersebut merupakan pihak yang telah merasakan langsung manfaatnya.
“Bagi anak-anak kita terutama di daerah-daerah yang di luar kota-kota besar, manfaat MBG ini sungguh sangat dirasakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, salah satu indikator keberhasilan program tersebut terlihat dari meningkatnya tingkat kehadiran siswa di sekolah serta terpenuhinya kebutuhan gizi peserta didik.
“Buktinya adalah tingkat kehadiran siswa di sekolah dengan adanya program MBG ini semakin meningkat. Kemudian gizi anak-anak kita di sekolah juga terpenuhi,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
