Senin, 22 Juni 2026
Menu

PDI Perjuangan Bantah Sikap Politik Abu-Abu, PKB: Tidak Ada Partai Penyeimbang di Sistem Kita

Redaksi
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22/6/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid merespons pernyataan PDI Perjuangan yang membantah kritikan bersikap abu-abu dalam menentukan langkah politiknya. Sebab menurut PDI Perjuangan, posisinya selama ini merupakan bentuk komitmen sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jazilul menilai, tidak ada persoalan terkait sikap politik yang diambil setiap partai. Namun dalam sistem politik Indonesia, tidak dikenal istilah partai penyeimbang secara formal.

“Ya bagus saja, enggak ada masalah. Yang jelas di dalam praktik politik kita ini kan juga tidak dikenal, saya paham betul tidak ada oposisi. Itu enggak ada di konstitusi. Tapi juga tidak ada partai penyeimbang, ya enggak dikenal di sistem kita,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 22/6/2026.

Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menjaga kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen politik dalam mendukung jalannya pemerintahan. Ia menegaskan, PKB tidak sedang berpolemik atau berupaya mendiskreditkan partai lain.

“Menurut saya yang penting kita jaga kebersamaan, kekompakan, di manapun posisinya. Kita tidak sedang berpolemik mendiskreditkan partai lain. Ini hanya menyampaikan pesan bahwa Presiden Prabowo dan pemerintah sedang berjuang keras untuk menuntaskan dan mewujudkan visi dan misinya,” ujarnya.

Jazilul menilai setiap pihak, termasuk kader partai politik, memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, soliditas dan persatuan dinilai jauh lebih penting.

Ia menambahkan, dukungan dari seluruh elemen bangsa diperlukan agar berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, tidak semua program yang direncanakan pemerintah akan langsung sempurna, namun persatuan dan kekompakan harus menjadi prioritas utama.

“Supaya apa yang kita kerjakan hari ini, dikerjakan pemerintah hari ini mendapatkan soliditas dan kekompakan baik di DPR, partai politik maupun di pemerintah. Karena memang semua program yang kita rencanakan ini tidak semuanya sempurna. Yang harus sempurna hari ini adalah soliditas dan persatuan,” ucapnya.

Jazilul menyebut, harapan publik saat ini adalah agar janji dan program yang telah disampaikan Presiden Prabowo dapat direalisasikan. Karena itu, seluruh kekuatan politik diharapkan dapat bersinergi demi mendukung keberhasilan pemerintahan.

“Publik menginginkan supaya terwujud apa yang menjadi janji dan program yang disampaikan oleh Bapak Presiden,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari