Global Moody’s Berikan Rating Negatif untuk Danantara
FORUM KEADILAN – Lembaga pemeringkat global Moody’s Ratings memberikan peringkat kredit Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (Persero). Bersamaan dengan itu juga ditetapkan outlook negative untuk seluruh peringkat yang diberikan.
Wakil Presiden dan Analisis Senior Moody’s Ratings, Rachel Chua, menjelaskan bahwa peringkat yang diberikan untuk Danantara Investment Management tersebut sejalan dengan peringkat utang pemerintah Indonesia yaitu Baa2 negatif.
“Peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat sovereign Indonesia, didukung hubungan kredit yang kuat, termasuk struktur kepemilikan dalam kerangka Danantara, serta harapan kami akan dukungan luar biasa dari pemerintah yang diberikan secara tepat waktu,” ujar Chua dalam laporan yang dikutip Kamis, 4/6/2026.
Moody’s mengklasifikasikan Danantara Investment Management sebagai Entitas yang Terkait Pemerintah (GRI) dan menggunakan pendekatan top-down dalam proses pemeringkatan. Oleh karena demikian, peringkat ini terutama didorong oleh keterkaitan dengan pemerintah dibandingkan kekuatan kredit mandiri.
Mood’s tak memberikan Baseline Credit Assessment (BCA) karena perusahaan masih berada pada tahap awal pengembangan, mempunyai rekam jejak yang terbatas, hingga belum mempunyai operasi mandiri yang signifikan.
Diketahui, Danantara Investment Management dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 sebagai bagian dari struktur kelembagaan Danantara yang berfokus sebagai entitas pengelola investasi yang menjalankan strategi penempatan modal dan eksekusi investasi.
Moody’s menilai kerangka hukum yang ada semakin memperkuat hubungan itu karena Danantara Investment Management dimiliki sepenuhnya oleh BPI Danantara dan setiap perubahan kepemilikan harus dilakukan melalui perubahan Undang-Undang (UU).
Moody’s selain faktor kepemilikan, mereka juga menyoroti tingginya tingkat pengawasan pemerintah terhadap operasional dan pengambilan keputusan investasi perusahaan.
Integrasi tata kelola dinilai tercermin dari keterkaitan antara jajaran manajemen dan dewan di Danantara dengan Danantara Investment Management.
“Keterkaitan manajemen senior dan representasi dewan antara BPI Danantara dan DIM mendukung keselarasan strategi serta pelaksanaan investasi,” tulis Moody’s. *
