Balas Budi, Prabowo Sebut Proyek PDI Perjuangan Tak Akan Diganggu
FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto mengaku para menteri di kabinetnya kerap meminta arahan terkait proyek maupun tender yang melibatkan pihak berlatar belakang politik PDI Perjuangan (PDIP). Hal itu disampaikan Prabowo dalam Rapat Paripurna di DPR RI.
Ia menuturkan bahwa pemerintahannya tidak boleh membeda-bedakan pihak berdasarkan afiliasi politik.
“Menteri-menteri minta petunjuk, ‘Pak ini bagaimana ada proyek, ada tender tapi di belakangnya PDIP’. Ayok menteri-menteri, benar kan?” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20/5/2026.
Prabowo menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan latar belakang politik selama proses tender dilakukan secara benar dan sesuai aturan.
“Tapi apa jawaban saya? Tidak ada masalah. Kalau dia (PDIP) menang, menang saja. Jangan kita lihat latar belakangnya,” ujarnya.
Sebab menurut Prabowo, dirinya pernah mendapat dukungan saat dirinya tidak memegang kekuasaan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden pada 2001 hingga 2004.
“Tenang saja, karena waktu saya tidak berkuasa, Ibu Mega juga bantu saya di bidang ekonomi. Saya mau terbuka, saya tidak berkuasa waktu itu alias lontang-lantung,” ungkapnya.
Menurut Prabowo, Megawati saat itu pernah memberi arahan agar proyek yang dimenangkan secara sah oleh dirinya tidak diganggu.
“Ibu Megawati Soekarnoputri mengatakan kalau memang Prabowo yang menang tender itu jangan diganggu, diteruskan,” tuturnya.
Oleh karena itu, Prabowo mengaku kini mengikuti sikap yang pernah dicontohkan Megawati. Ia menegaskan bahwa sebagai Presiden, dirinya tidak boleh melihat latar belakang politik seseorang dalam menentukan keputusan terkait proyek pemerintah.
“Saya sekarang mengikuti contoh beliau. Saya sekarang presiden, tidak boleh kita lihat latar belakang politik. Kalau dia benar, dia menang dengan benar, harus kita berikan,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
