Legislator Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor Jarak 1.000–2.000 Meter
FORUM KEADILAN – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB Sudjatmiko, mengusulkan adanya peningkatan sistem kontrol di kabin masinis kereta api dengan menyediakan monitor yang mampu menampilkan kondisi jalur hingga jarak 1.000–2.000 meter ke depan.
Usulan tersebut disampaikan sebagai langkah perbaikan jangka panjang menyusul insiden kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line jurusan Cikarang di Stasiun Bekasi Timur awal pekan ini.
Sudjatmiko menjelaskan, saat ini masinis hanya mengandalkan pandangan kasat mata serta informasi dari sistem kontrol di stasiun. Menurutnya, kondisi tersebut membatasi kemampuan masinis dalam mengantisipasi potensi bahaya di jalur rel.
“Ke depan, kabin masinis diharapkan bisa dilengkapi monitor yang menampilkan visual jalur hingga 1.000 sampai 2.000 meter. Dengan begitu, masinis tidak hanya bergantung pada penglihatan langsung,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30/4/2026.
Ia menambahkan, secara teknis, sistem tersebut dinilai tidak membutuhkan biaya besar karena dapat memanfaatkan jaringan CCTV yang terpasang di perlintasan sebidang maupun stasiun. Melalui integrasi tersebut, masinis dapat memantau kondisi lintasan secara real-time.
Selain itu, Sudjatmiko juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan pelatihan bagi masinis, khususnya dalam menghadapi situasi darurat seperti gangguan persinyalan atau kondisi blind spot.
“Masinis harus memiliki kemampuan tambahan saat menghadapi kondisi darurat, seperti ketika sinyal bermasalah atau terjadi gangguan di jalur. Ini mirip dengan pilot yang harus siap dalam berbagai situasi,” ujarnya.
Sebab ia menilai, kecelakaan kereta api tidak semata-mata disebabkan oleh faktor individu, melainkan juga dipengaruhi oleh persoalan sistemik, termasuk masih banyaknya perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan.*
Laporan oleh: Novia Suhari
