JPU Kejari Karo Bantah Intimidasi dalam Kasus Amsal Sitepu
FORUM KEADILAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo Wira Arizona, membantah tudingan adanya intimidasi saat memberikan brownis cokelat kepada Amsal Christy Sitepu, videografer yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan mark-up pembuatan video promosi sejumlah desa di Kabupaten Karo, Sumatra Utara.
Wira menjelaskan, kedatangannya ke Rumah Tahanan Tanjung Gusta dilakukan dalam rangka agenda pemeriksaan tersangka dan telah melalui koordinasi dengan pihak penasihat hukum Amsal.
“Saya pertama akan menjelaskan terkait kedatangan ke Tanjung Gusta pada saat agenda pemeriksaan tersangka Saudara Amsal, yang sebelumnya kami telah berkoordinasi dengan pengacara. Jadi tidak ada niatan sedikit pun untuk mengintimidasi,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 2/4/2026.
Namun demikian, pada saat pemeriksaan berlangsung, penasihat hukum Amsal disebut berhalangan hadir karena alasan tertentu. Wira menegaskan dirinya tidak datang sendiri, melainkan bersama dua anggota timnya.
Ia juga meluruskan pemberian brownis tidak dilakukan secara langsung olehnya, melainkan diserahkan oleh stafnya tanpa disertai percakapan apa pun.
“Penyerahan itu tidak dari tangan saya, melainkan dari staf saya, dan tidak ada omongan apa-apa,” jelasnya.
Menurut Wira, pemberian tersebut murni dilandasi rasa kemanusiaan, bukan sebagai bentuk tekanan atau intimidasi. Ia menyebut, praktik berbagi makanan kepada tahanan telah menjadi kebiasaan di lingkungan Kejari Karo sejak 2024.
“Mohon izin, kami tidak ada niat apa pun. Ini murni rasa kemanusiaan. Bahkan ini sudah menjadi budaya kami di Tanah Karo,” katanya.
Lebih lanjut, Wira mengungkapkan pemberian makanan tersebut dilakukan karena tahanan sendiri yang mengaku kekurangan makanan.
“Di awal permintaan ini dari tahanan, karena yang bersangkutan merasa kekurangan makanan dan meminta bantuan,” ungkapnya.
Wira juga membantah tudingan bahwa dirinya pernah menyampaikan narasi “ikuti saja alurnya” kepada Amsal.
“Siap, itu tidak ada saya sampaikan,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
