Kamis, 14 Mei 2026
Menu

Prabowo Bakal Kumpulkan Mantan Presiden RI Nanti Malam, Gerindra: Minta Saran Situasi Geopolitik

Redaksi
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3/3/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3/3/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi adanya rencana pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan para mantan Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan berlangsung nanti malam di Istana Kepresidenan.

Menurut Dasco, pertemuan tersebut selain bertujuan untuk mempererat silaturahmi dalam momentum bulan Ramadan, juga untuk membahas perkembangan situasi geopolitik global terkini.

“Pertama, undangan itu tentunya soal silaturahmi, apalagi di bulan Ramadan ini. Yang kedua, Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden-presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 3/3/2026.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga ingin mendengarkan berbagai masukan dan saran dari para pemimpin terdahulu. Hal itu dinilai penting sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun langkah-langkah strategis, termasuk perencanaan mitigasi terhadap dampak dinamika global yang saat ini tengah terjadi.

“Yang ketiga, tentunya Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan dalam melakukan perencanaan mitigasi bangsa dan negara dari dampak yang kita sama-sama tahu saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita,” jelasnya.

Meski begitu, Dasco mengaku belum mengetahui secara pasti siapa saja mantan presiden yang akan hadir dalam pertemuan tersebut. Ia memastikan seluruh presiden terdahulu diundang, namun konfirmasi kehadiran masih menunggu kepastian.

“Semua mantan presiden atau presiden terdahulu diundang. Tapi saya tidak dalam posisi mengetahui konfirmasi siapa yang bisa hadir dan siapa yang belum bisa hadir,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari