Jumat, 06 Februari 2026
Menu

Pejabat Bea Cukai Kena OTT, Terima Rp7 M Loloskan Barang KW

Redaksi
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (kiri) dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (kanan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 5/2/2026 | YouTube KPK RI
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu (kiri) dan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo (kanan) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 5/2/2026 | YouTube KPK RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga bahwa sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima Rp7 miliar.

Uang tersebut adalah jatah bulanan dari PT Blueray Cargo setelah meloloskan barang impor berkualitas KW supaya bisa mudah masuk ke Indonesia.

“Saat melakukan peristiwa tertangkap tangan, diduga jatah bulanan itu mencapai sekitar Rp7 miliar,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 5/2/2026.

Budi mengungkapkan bahwa sejumlah barang impor KW yang diusahakan masuk ke Indonesia oleh Blueray Cargo begitu beragam, tidak hanya satu barang saja.

“Ini barangnya beragam. Ada kayak sepatu begitu ya, termasuk juga barang-barang lain,” ujar dia.

Kata Budi, KPK bakal mendalami barang-barang KW lainnya yang diupayakan lolos ke Indonesia dan juga alasannya.

“Nanti kami cek barang-barangnya seperti apa saja dan banyak dari negara apa, karena ini kan tergantung importir barangnya apa dan dari mana saja,” jelas dia.

Sebelumnya diketahui bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu pada Rabu, 4/2 kemarin. Salah satu yang ditangkap merupakan Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatra Bagian Barat Rizal.

Usai pemeriksaan yang dilakukan, KPK menetapkan enam dari 17 orang yang ditangkap menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi terkait impor barang KW di lingkungan Bea Cukai.

Mereka di antaranya, Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC periode 2024-Januari 2026 Rizal (RZL), Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono (SIS), serta Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan (ORL).

Kemudian KPK juga menangkap pemilik Blueray Cargo John Field (JF), Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Caryo Andri (AND), hingga Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan (DK).*