Senin, 26 Januari 2026
Menu

Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring Wafat di Usia 78 Tahun

Redaksi
Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring Wafat di Usia 78 Tahun | Ist
Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring Wafat di Usia 78 Tahun | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Mantan Komandan Kodiklat TNI Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring meninggal dunia pada Senin, 26/1/2026 pukul 02.30 WIB. Amir Sembiring wafat pada usia 78 tahun usai purnatugas sebagai perwira tinggi TNI.

Jenazah Amir Sembiring disemayamkan di Jambur Merga Silima, kawasan Cibubur Alternatif, di Jalan Patumbak Nomor 88, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

“Rencananya, jenazah Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Rabum 28/1/2026,” ujar salah seorang perwakilan keluarga.

Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring sendiri dikenal sebagai seorang perwira tinggi TNI yang mempunyai rekam jejak panjang di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia prajurit.

Nama Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring sempat disorot publik usai menjadi Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Kodiklat TNI), lembaga strategis yang memiliki peran penting terhadap pembentukan doktrin dan kualitas profesionalisme prajurit lintas matra.

Selamat menjalankan tugasnya di Kodiklat TNI, dirinya dipandang berperan aktif dalam mendorong modernisasi sistem pendidikan dan latihan militer. Dirinya menekankan terkait pentingnya intgrasi doktrin, peningkatan interoperabilitas antar-matra, dan adaptasi terhadap dinamika ancaman non-konvensional yang terus dikembangkan.

Kondiklat TNI di bawah kepemimpinannya diarahkan untuk mengasilkan prajurit yang tak hanya tangguh secara fisik, tapi juga adaptif, profesional, dan berwawasan kebangsaan.

Amir Sembiring sempat meniti karir dari berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI sebelum akhirnya mencapai pangkat Letjen. Pengalaman di lapangan, penugasan staf, sampai posisi komando membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas tetapi komunikatif.

Rekan sejawatnya pun sering kali menilai Amir sebagai figur perwira yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, hingga etika keprajuritan.

Sebagai seorang mantan Komandan Kodiklat TNI, Amir Sembiring juga dikenal mempunyai perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda TNI. Ia sering menekankan bahwa pendidikan militer harus berjalan seiring penguatan nilai-nilai Pancasila, netralitas TNI, dan komitmen terhadap NKRI.

Setelah memasuki masa purnatugas, Letjen TNI Purn Amir Sembiring tetap dipandang sebagai tokoh militer senior yang mempunyai pandangan strategis terkait pertahanan dan keamanan nasional. Pengalamannya di bidang doktrin dan pendidikan menjkadikannya salah satu referensi penting dalam diskursus mengenai penguatan kualitas sumber daya manusia TNI di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Adapun almarhum meninggalkan seorang istri, Maimunah Tarigan, serta tiga putri yakni Sri Atheta Ulina Sembiring, Siska Adhelina Sembiring, serta Astri Juwita Sembiring. Kepergian Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan sejawat di lingkungan TNI.*