Rabu, 21 Januari 2026
Menu

Akibat Banjir di Sumatra, 36.609 Rumah Rusak Berat dan 22.020 Rusak Sedang

Redaksi
Bencana Banjir di Aceh | Dok. Pusdiknas Polri
Bencana Banjir di Aceh | Dok. Pusdiknas Polri
Bagikan:

FORUM KEADILAN –  Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatra, Amran, menjelaskan bahwa pihaknya mencatat sebanyak 36.609 rumah rusak berat akibat banjir Sumatra.

“Saat ini sudah divalidasi sebanyak 104.622 rumah. Rusak ringan 37.552, rusak sedang 22.020, rusak berat 36.609. Jadi ini data yang sudah divalidasi Badan Pusat Statistik,” ujar Amran saat konferensi pers, di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 20/1/2026.

Amran mengatakan data yang sudah divalidasi BPS tersebut digunakan sebagai data terakhir yang sudah disampaikan ke BNPB dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Jadi ini data yang sudah divalidasi oleh BPS. Kita bersumber kepada data yang validasi BPS. Ada beberapa data yang memang sudah disampaikan baik ke BNPB maupun ke Kementerian Perumahan, nah ini tentunya terakhir divalidasi oleh BPS,” tambahnya.

Amran mengatakan kategori rusak ringan akan mendapatkan uang kompensasi Rp15 juta per orang per kepala keluarga.

Sementara itu, Rp30 juta untuk rusak sedang, Rp60 juta untuk rumah rusak berat, ditambah bantuan perabotan hingga dukungan ekonomi dari Kementerian Sosial (Kemensos) Rp3 juta.

Uang kompensasi akan diberikan usai data tervalidasi. Pemerintah menargetkan proses validasi data rampung paling lambat tanggal 31 Januari 2026.

“Maka dari itu sebelum 31 (Januari) ini akan kita validasi. Nanti data tersebut akan digunakan oleh BNPB untuk membayarkan sesuai dengan tingkatan rumah yang rusak,” tuturnya.

Validasi juga akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri untuk memastikan kesesuaian nomor induk kependudukan (NIK) yang terdaftar.

“Memang ada beberapa proses validasi data yang sudah masuk, termasuk validasi untuk NIK dan sesuai nomor NIK-nya dan penggantian akan dilakukan setelah data sudah valid keseluruhan,” pungkasnya. *